Zelensky akan Pidato di Dewan Keamanan PBB, Tuntut Sanksi Baru Rusia

Selasa, 05 April 2022 - 18:56 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Ukraina telah memperingatkan Moskow sedang mempersiapkan serangan "skala penuh" di timur negara itu dan pejabat regional mendesak warga sipil mengevakuasi Luhansk karena takut akan serangan besar Rusia.

Pentagon memperkirakan Rusia telah menarik sekitar dua pertiga dari pasukan yang dimilikinya di sekitar Kiev dan akan memindahkan mereka ke timur dan selatan, dengan Gedung Putih memperingatkan, "Fase berikutnya dapat diukur dalam beberapa bulan atau lebih lama."

Bahkan di mana pasukan telah ditarik, ketakutan tetap ada, dengan Walikota Kiev Vitali Klitschko mengatakan kepada penduduk untuk menunggu sebelum kembali, dengan alasan bahaya penembakan yang terus berlanjut dan bahaya amunisi yang tidak meledak.

Semalam, sirene serangan udara terdengar di sebagian besar negara itu, dari Lviv di barat hingga Mykolaiv selatan, di mana para pejabat mengatakan pada Senin bahwa serangan Rusia menewaskan 10 warga sipil dan melukai 46 orang.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan amunisi tandan, yang meledak di udara dan mengirim lusinan bom kecil ke area yang luas, digunakan di kota itu.

Konvensi PBB tahun 2008 melarang produksi dan penggunaan senjata tandan, tetapi konvensi itu belum ditandatangani oleh Rusia atau Ukraina.

Tentara Ukraina mengatakan fasilitas perumahan dan medis, termasuk rumah sakit anak-anak, ditembaki.

"Ada yang tewas dan terluka, termasuk anak-anak," papar tentara Ukraina.

Di tempat lain di selatan, kekhawatiran tetap ada tentang warga sipil yang terperangkap di kota Mariupol yang terkepung.

Pihak berwenang mengatakan sedikitnya 5.000 orang telah tewas di kota itu, 90% di antaranya telah hancur, menurut Walikota Vadym Boichenko.

“Sekitar 130.000 penduduk masih terjebak di dalam kota, dan upaya untuk mengevakuasi mereka sekarang terhenti karena pengeboman yang berkelanjutan,” ujar dia.

Palang Merah mengatakan pada Senin, satu tim yang dikirim untuk membantu warga sipil keluar dari Mariupol ditahan polisi di wilayah yang dikuasai Rusia.

Konflik terburuk di Eropa dalam beberapa dekade telah menewaskan sebanyak 20.000 orang sejak invasi Rusia pada 24 Februari, menurut perkiraan Ukraina.

Lebih dari 4,2 juta warga Ukraina telah meninggalkan negara itu dan sekitar 6,5 juta telah mengungsi, ungkap badan-badan PBB.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved