Zelensky akan Pidato di Dewan Keamanan PBB, Tuntut Sanksi Baru Rusia

Selasa, 05 April 2022 - 18:56 WIB
loading...
A A A
Gedung Putih menegaskan akan mengumumkan sanksi baru terhadap Moskow pekan ini.

Prancis menyarankan langkah-langkah baru dapat menargetkan ekspor minyak dan batu bara Rusia.

Tetapi Jerman memperingatkan terlalu dini untuk memotong gas Rusia.

Semua hubungan ekonomi dengan Rusia harus diputuskan, Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner mengatakan, “Tetapi saat ini, tidak mungkin untuk memotong pasokan gas. Kami butuh waktu.”

Di tempat lain, Amerika Serikat dan Inggris mengatakan mereka akan meminta penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB, langkah yang dicap Moskow “tidak dapat dipercaya.”

Rusia telah menyerukan pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang apa yang disebutnya sebagai "provokasi keji kaum radikal Ukraina di Bucha," tetapi Inggris yang memegang kursi kepresidenan Dewan Keamanan PBB sejauh ini menolak permintaan tersebut.

Sifat penuh dari pembunuhan di Bucha dan daerah lain di mana pasukan Rusia telah ditarik masih disatukan.

Pada Senin, mayat lima pria ditemukan di ruang bawah tanah sanatorium anak-anak di Bucha.

Kantor Kejaksaan Ukraina mengatakan mereka adalah warga sipil tak bersenjata, yang telah diikat, dipukuli dan dibunuh oleh pasukan Rusia.

Dan di Motyzhyn, sebelah barat Kiev, polisi Ukraina menunjukkan kepada wartawan AFP mayat lima warga sipil dengan tangan terikat, termasuk kepala desa, suami dan putranya.

Pejabat Ukraina mengatakan lebih dari 400 mayat sipil telah ditemukan dari wilayah Kiev, banyak dari mereka telah dimakamkan di kuburan massal.

Tetapi Zelensky telah memperingatkan bahwa kematian di Bucha mungkin hanya puncak gunung es, dengan mengatakan dia memiliki informasi bahwa lebih banyak orang telah terbunuh di tempat-tempat seperti Borodianka di dekatnya.

Wartawan AFP yang mengunjungi daerah itu sebentar tidak melihat mayat di jalan-jalan, tetapi penduduk setempat melaporkan banyak kematian.

“Saya tahu lima warga sipil tewas,” ungkap Rafik Azimov (58). "Tapi kami tidak tahu berapa banyak lagi yang tersisa di ruang bawah tanah bangunan yang hancur setelah pemboman," papar dia.

“Saya menguburkan enam orang,” ujar seorang warga lainnya, Volodymyr Nahornyi.

Dia menambahkan, "Lebih banyak orang berada di bawah reruntuhan."

Penarikan Rusia dari Kiev telah dilihat sebagai poros serangan baru di timur dan selatan negara itu, di mana Moskow ingin mengkonsolidasikan wilayah di sekitar Krimea yang diduduki dan negara bagian separatis Donetsk dan Lugansk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved