5 Negara Ramah Imigran, Nomor 3 Banyak Diincar WNI

Kamis, 31 Maret 2022 - 05:01 WIB
loading...
5 Negara Ramah Imigran,...
Seseorang memegang amplop dari Badan Imigrasi dan Kewarganegaraan AS saat upacara di Washington, AS. Foto/REUTERS/Carlos Barria
A A A
RIYADH - Imigran merupakan warga negara asing yang berpindah ke negara lain dengan berbagai sebab.Alasan kedatangan warga asing itu berbeda-beda, ada yang sekedar ingin bertemu keluarga, melanjutkan pendidikan sampai meningkatkan kehidupan mereka dengan mencari pekerjaan.

Dari banyaknya negara yang ada di dunia, ada negara yang memberikan kemudahan untuk imigrasi.

Negara-negara itu kemudian bisa disebut sebagai negara yang ramah imigran. Melansir dari laman World Population Review, berikut daftar negara yang ramah imigran.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi tujuan favorit masyarakat asing untuk berdatangan ke sana. Hal itu dikarenakan fasilitas yang dimiliki Amerika Serikat sangat banyak dan berkualitas seperti halnya mayoritas perguruan tinggi top dunia ada di sini.

Ekonomi negara ini juga sangat kuat dan kokoh. Jenis visa yang ditawarkan ialah visa pelajar, visa kerja dan visa pengunjung.

Tercatat negara ini menerima penduduk asing atau imigran sebanyak 50,6 juta. Posisi ini merupakan negara tertinggi yang menerima para imigran.

2. Jerman

Negara yang menduduki posisi kedua terbanyak imigran ini tercatat memiliki 15,8 juta imigran. Jerman merupakan salah satu negara yang memiliki perekonomian terbesar di dunia dan sering disebut sebagai pusat industri otomotif.

Selain itu pendidikan di Jerman pun sering dicari para warga negara asing. Mereka berdatangan untuk belajar atau bekerja di sana.

Negara ini sangat ramah dan menawarkan proses imigrasi yang fleksibel dan cepat. Berbagai jenis visa yang terdapat di Jerman antara lain, visa kerja, visa pelajar, visa pelatihan, visa ilmuwan tamu, dan visa pencarian kerja.

Jerman juga memberikan kemudahan untuk para warga negara asing yang ingin tinggal permanen di sana.

3. Arab Saudi

Negara Arab Saudi tercatat memiliki 13,5 juta imigran. Pada 2020 lalu, para migran ini berjumlah sekitar 38,4% dari populasi Arab Saudi.

Hampir semua migran di Arab Saudi adalah pekerja sementara atau pengunjung. Walaupun ada juga yang tinggal bertahun-tahun, bahkan ada pula yang sampai beberapa generasi di sana.

Di Arab Saudi juga ada sistem kafala yang menjadi cara untuk merekrut pekerja migran. Sistem kafala sering disebut sebagai sistem sponsor.

Arab Saudi banyak diincar warga negara Indonesia (WNI) yang ingin bekerja. WNI banyak datang ke Saudi untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga atau di berbagai perusahaan di sana.

4. Rusia

Di Rusia tercatat ada 11,6 juta imigran. Sejumlah imigran yang ada di Rusia ini berasal dari bekas republik Uni Soviet. Pasca keruntuhan Uni Soviet, sekitar 6,9 juta orang pindah ke Rusia.

Pada 2010 lalu arus migrasi ke Rusia semakin meningkat. Ditambah lagi dengan 5,5 juta orang tiba di Rusia pada tahun 2011 sampai 2020.

Hal ini juga karena semakin meningkatnya tenaga kerja yang tiba di Rusia dari negara-negara Asia Tengah.

Populasi imigran ini kemudian terbagi menjadi dua klasifikasi yang berbeda, yakni migran yang berusaha mendapatkan kewarganegaraan Rusia dan migran tenaga kerja sementara.

5. Inggris

Inggris tercatat memiliki total imigran sebanyak 9,4 juta orang. Negara ini sering menjadi tujuan para warga asing untuk mengenyam pendidikan di sana.

Bahkan pemerintah Inggris pun memiliki rangkaian program seperti pasca studi dengan menerima sejumlah siswa internasional.

Negara ini juga memungkinkan siswa bekerja selama dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan.

Pada awal 2000-an terjadi lonjakan gelombang siswa yang memilih Inggris sebagai tempat pendidikannya.

Di Inggris ada berbagai jenis visa yang ditawarkan seperti visa kerja, visa belajar, visa pengunjung, visa bisnis dan visa permukiman.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Sukses Raih Best Creator...
Sukses Raih Best Creator Affiliate Tiktok 2025, Ini Strategi Yogi Firdaus Bikin Konten Review
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Kick-off Malam Ini!
Kaus Jimin BTS Lampaui...
Kaus Jimin BTS Lampaui Jersey Lionel Messi di Lelang Amal FIFA
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved