Israel Telah Jatuhkan 5.500 Bom di Negara-negara Arab

Rabu, 30 Maret 2022 - 14:08 WIB
loading...
Israel Telah Jatuhkan...
Israel telah jatuhkan 5.500 bom di negara-negara Arab dalam 5 tahun. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Data baru menunjukkan pesawat-pesawat tempur Israel telah melakukan ratusan misi di Timur Tengah dan menjatuhkan ribuan amunisi ke negara-negara Arab selama lima tahun terakhir.

Komandan Angkatan Udara Israel Mayjen. Amikam Norkin mengungkapkan kampanye udara brutal yang telah dilakukan oleh Israel, dengan impunitas yang hampir menyeluruh, melalui datadrops.

Sejak 2017, pesawat-pesawat Israel menghantam sekitar 1.200 target, menjatuhkan dari langit lebih dari 5.500 amunisi, dalam 408 misi, termasuk pemboman brutal di Jalur Gaza pada 2021 yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina .



Serangan itu juga telah menghancurkan infrastruktur sipil di landasan yang terkepung selama pemboman yang menempatkan Jalur Gaza pada risiko kelaparan dan penyakit.

Sebagian besar serangan Israel terjadi di Suriah , di mana negara Zionis itu berusaha mencegah Iran mendapatkan pijakan di selatan.

Sementara Israel bersikeras bahwa mereka menargetkan fitur militer, dan mencegah penyelundupan, warga sipil sering terjebak dalam serangan udara seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Militer Israel Terkejut Lihat Perang Rusia di Ukraina

Sebelumnya pada bulan Maret, dilaporkan bahwa dua warga sipil tewas ketika jet Israel menghantam sasaran di dekat Damaskus.

Israel menggambarkan kegiatannya di Suriah sebagai kampanye "perang-antar-perang".

Rezim Suriah memiliki pertahanan anti-pesawat tua buatan Rusia, yang tidak mampu bertahan melawan jet Israel berteknologi tinggi.

Baca juga: Negara-negara Pemasok Senjata ke Israel, Nomor 1 Jumlahnya Terbesar

Ada juga laporan bahwa perwira Rusia memberi tahu operator Suriah tentang pertahanan udara yang lebih maju untuk mundur selama serangan Israel. Pertahanan udara rezim Suriah secara tidak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat Rusia selama serangan udara Israel pada tahun 2018.

Pesawat Israel juga digunakan untuk efek yang menghancurkan selama serangan Israel di Gaza pada Mei 2021.

Menurut PBB selama serangan itu, 260 orang di Gaza, setidaknya 129 dari mereka warga sipil, termasuk 66 anak-anak tewas.

Pemerintah setempat melaporkan bahwa 2.400 unit rumah menjadi tidak layak huni, sementara lebih dari 50.000 unit rusak, dan lebih dari 2.000 fasilitas industri, perdagangan, dan jasa hancur atau rusak sebagian.

Baca juga: ISIS Klaim Tembak Mati Dua Polisi Israel, Serangan Kedua dalam Sepekan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved