Ukraina Tangkap Sniper Wanita Rusia yang Sudah Habisi 40 Orang

Rabu, 30 Maret 2022 - 01:15 WIB
loading...
Ukraina Tangkap Sniper...
Irina Starikova, sniper wanita terkenal Rusia, ditangkap pasukan Ukraina selama invasi Moskow. Foto/The Times
A A A
KYIV - Pasukan Ukraina telah menangkap seorang sniper wanita Rusia yang telah membunuh 40 orang. Dia dilaporkan ditinggalkan para tentara Moskow di medan perang.

Irina Starikova—yang tanda panggilannya adalah Bagira—dilaporkan telah memberi tahu para penangkapnya bahwa dia dibiarkan untuk mati setelah terluka dalam pertempuran dengan pasukan Ukraina.

Menurut pusat Peacemaker, yang meneliti kejahatan yang dilakukan oleh separatis Rusia dalam perang Ukraina, Starikova berusia 41 tahun.

Dia juga memiliki dua anak perempuan, berusia 11 dan 9 tahun, dan bercerai dari ayah kedua anak itu; Alexander Fedotov.

Starikova bertugas dengan pasukan sparatis pro-Rusia di Donetsk, Ukraina timur, yang telah memerangi pemerintah di Kyiv sejak 2014.

Baca juga: Perangi Rusia, Ukraina Dapat Bantuan Salah Satu Sniper Paling Mematikan di Dunia

Penangkapannya diumumkan oleh angkatan bersenjata Ukraina. Menurut pengumuman tersebut, dia telah menembak para tentara Ukraina yang jadi tahanan pada tahun 2014.

Penangkapan Starikova juga dikonfirmasi oleh Giorgi Revishvili, seorang peneliti di Department of War Studies di King's College London.

Dia men-tweet: "Pasukan Ukraina menangkap sniper terkenal yang bertempur di pihak ORDLO, tanda panggilan Bagira”. ORDLO adalah nama yang diberikan Kyiv untuk wilayah berbahasa Rusia yang memisahkan diri.

"Dia bertanggung jawab atas membunuh 40 warga Ukraina termasuk warga sipil," lanjut Revishvili.

Menurut laporan The Sun, Selasa (29/3/2022), Starikova berasal dari Serbia dan telah diburu oleh Ukraina sejak 2014.

Situs berita Obozrevatel di Ukraina, mengutip seorang tentara bernama Vlad Ivanov, melaporkan bahwa Starikova diberikan perawatan medis ketika ditangkap.

Ivanov menirukan ucapan sang sniper saat ditangkap: "Mereka pergi, mengetahui bahwa saya terluka dan memiliki kesempatan untuk menjemput saya...berharap bahwa saya akan mati".

Menurutnya, Starikova adalah sniper dari Divisi Operasi Khusus ke-11, bagian dari cabang militer Rusia.

Menurut pusat Peacemaker, dia telah dianugerahi medali George Cross untuk pekerjaannya.

Para peneliti juga mengatakan dia menikah dengan seorang tentara dari Belarusia bernama Aleksandr Ogrenich.

Menurut laporan tahun 2017 dari Ukrainian Helsinki Human Rights Union, dia menggunakan tanda panggilan Gorynych dan juga berjuang untuk angkatan bersenjata separatis Rusia.

Rusia mendukung pemberontak separatis di Ukraina timur selama konflik yang menewaskan lebih dari 14.000 orang dalam tujuh tahun.

Konflik terbuka dipicu oleh Revolusi Ukraina pada tahun 2014—ketika sebuah pemberontakan menggulingkan pemerintah pro-Rusia Viktor Yanukovych.

Pasukan Presiden Vladimir Putin bereaksi dengan mencaplok wilayah Crimea dari Ukraina—sebuah langkah yang dikutuk secara luas oleh Barat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky...
Presiden Ukraina Zelensky Masuk Daftar Orang yang Diburu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved