Senjata Kiamat Rusia Ini Mampu Ciptakan Tsunami Radioaktif Penghancur Kota

Selasa, 29 Maret 2022 - 08:32 WIB
loading...
Senjata Kiamat Rusia...
Torpedo atau rudal balistik bawah laut Poseidon buatan Rusia menjadi ancaman bagi musuh. Foto/Russian Defense Ministry
A A A
MOSKOW - Bagaimana Anda menghentikan torpedo bertenaga nuklir yang dirancang untuk mengubur kota-kota musuh dengan tsunami radioaktif?

Kementerian Pertahanan Rusia tahun lalu telah merilis video yang menunjukkan uji coba pertama senjata “kiamat” yang menciptakan “tsunami radioaktif” mengerikan.

Senjata Kiamat Rusia Ini Mampu Ciptakan Tsunami Radioaktif Penghancur Kota


Uji lapangan bawah air dari torpedo Poseidon 2M39 telah membuat beberapa ahli khawatir.

Satu video senjata dirilis oleh media Rusia dan tampaknya menunjukkan senjata yang dilepaskan oleh beberapa tentara di kapal selam.

Baca juga: 2 Negosiator Ukraina dan Miliarder Rusia Abramovich Diduga Diracun

Terlihat juga menampilkan beberapa gelombang hijau yang menakutkan setelah ledakan senjata nuklir mengerikan itu.

Baca juga: Lavrov: Rusia Tak Terisolasi, Punya Banyak Teman Termasuk ASEAN

Senjata nuklir dapat diluncurkan ke dasar laut oleh kapal selam atau kapal dan melakukan perjalanan melalui pertahanan pantai sampai mencapai lokasi yang diinginkan.

Baca juga: Biden Deklarasikan Perang Dingin Baru dalam Pidato Warsawa

Kemudian, hulu ledak nuklirnya dirancang untuk meledak hingga mengirimkan tsunami gelombang radioaktif ke garis pantai yang ditargetkan.

Senjata Kiamat Rusia Ini Mampu Ciptakan Tsunami Radioaktif Penghancur Kota


Senjata nuklir itu dapat meninggalkan radioaktif di darat dan tidak aman untuk tempat tinggal manusia sehingga dampak senjata seperti ini bisa sangat menghancurkan.

Air radioaktif juga akan memiliki konsekuensi lingkungan yang serius dan akan menghancurkan habitat bagi banyak spesies.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved