2 Negosiator Ukraina dan Miliarder Rusia Abramovich Diduga Diracun

Selasa, 29 Maret 2022 - 07:24 WIB
loading...
2 Negosiator Ukraina...
Pengusaha dan miliarder Rusia Roman Abramovich. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Dua negosiator Ukraina dan pengusaha Rusia Roman Abramovich mungkin telah diracuni oleh kelompok "garis keras di Moskow".

Laporan itu diungkapkan Wall Street Journal pada Senin (28/3/2022), mengutip sumber anonim yang mengandalkan kelompok aktivis yang berbasis di Inggris, Bellingcat.

Mereka mengklaim ketiganya menjadi sasaran senjata kimia atau radiasi elektromagnetik.

Baca juga: Lavrov: Rusia Tak Terisolasi, Punya Banyak Teman Termasuk ASEAN

Menurut media tersebut, Abramovich dan setidaknya dua negosiator senior Ukraina "menderita gejala dugaan keracunan" setelah pertemuan di Kiev awal bulan ini.

Baca juga: Biden Deklarasikan Perang Dingin Baru dalam Pidato Warsawa

Gejala mereka termasuk “mata merah, robekan terus-menerus dan menyakitkan, serta kulit mengelupas di wajah dan tangan mereka,” klaim orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Baca juga: Rusia Tembak Jatuh 5 Pesawat Ukraina, Termasuk Sukhoi Su-24 dan Su-27

Sumber itu menyalahkan serangan yang dicurigai itu pada kelompok “garis keras di Moskow” yang tidak tertarik mengakhiri konflik antara Moskow dan Ukraina.

Namun, pejabat Ukraina skeptis terhadap laporan tersebut. Penasihat Presiden Ukraina Mikhail Podolyak mengatakan kepada Reuters, "Ada banyak spekulasi, berbagai teori konspirasi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Berita Terkini
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved