AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka

Kamis, 04 Juni 2026 - 12:12 WIB
loading...
AS Hendak Kerahkan Senjata...
Amerika Serikat dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan senjata nuklir ke lebih banyak negara NATO. Langkah ini bisa membuat Rusia marah. Foto/The Bulletin of the Atomic Scientist
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan dari Financial Times (FT) mengungkap bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan penempatan senjata nuklirnya ke lebih banyak negara NATO di Eropa. Jika benar-benar dilakukan, langkah ini akan memicu kemarahan Rusia—yang sudah jauh hari menyatakan tidak akan membiarkan begitu saja senjata nuklir NATO menuju perbatasannya.

Langkah potensial ini terjadi ketika Washington berupaya meyakinkan sekutu yang gelisah dengan rencana untuk mengurangi jumlah tentara AS dan sistem senjata penting di Eropa dan mengalihkan beberapa sumber daya ke Asia dan wilayah lain.

Baca Juga: Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS

AS secara luas mengurangi kehadiran militernya di Eropa, di mana lebih dari 80.000 pasukan AS ditempatkan pada tahun 2025 di bawah sistem pertahanan teritorial dan pencegahan gabungan yang berasal dari akhir Perang Dunia II.

Bulan lalu, Pentagon membatalkan rotasi 4.000 pasukan yang direncanakan ke Polandia, tak lama setelah mengumumkan penarikan 5.000 tentara dari Jerman. Namun, AS kemudian memutuskan untuk mengirim 5.000 tentara tambahan ke Polandia.

Surat kabar FT menggambarkan pembicaraan tentang rencana penyebaran senjata nuklir tersebut sebagai "sangat rahasia" dan menyatakan bahwa pembicaraan tersebut mungkin tidak akan menghasilkan perubahan apa pun dalam pengaturan pembagian nuklir yang ada.

Saat ini enam negara NATO menjadi tuan rumah senjata nuklir AS dan pesawat berkemampuan ganda (DCA) yang disertifikasi untuk mengirimkannya—Belgia, Jerman, Italia, Belanda, Turki, dan Inggris.

Beberapa anggota NATO di sayap timur blok tersebut, termasuk Polandia dan beberapa negara Baltik, telah menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah senjata nuklir AS dan DCA, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut kepada FT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved