Ukraina Klaim Hampir 5.000 Tewas di Mariupol Sejak Rusia Mulai Pengepungan
Selasa, 29 Maret 2022 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Coba Tinggalkan Mariupol, Pasukan Ukraina Menyamar Jadi Wanita
"Penembakan terus-menerus. Kami duduk di koridor, kami tidak tidur atau makan dengan benar selama beberapa hari. Karena begitu Anda keluar dari sana, penembakan dimulai, dan Anda lari kembali," katanya.
Dia dan saudara perempuannya diberi tumpangan ke luar kota oleh warga lain yang melarikan diri dengan mobil pribadi. Mereka meninggalkan orang tua mereka.
Sergiy, seorang pekerja pabrik metalurgi, mengingat roket Grad yang menghantam gedung-gedung dan orang-orang terbunuh. "Saya melihat mayat tergeletak di sekitar kota, Anda bisa melihat rudal meledak dan pecahan peluru menghantam orang," katanya.
"Penembakan terus-menerus. Kami duduk di koridor, kami tidak tidur atau makan dengan benar selama beberapa hari. Karena begitu Anda keluar dari sana, penembakan dimulai, dan Anda lari kembali," katanya.
Dia dan saudara perempuannya diberi tumpangan ke luar kota oleh warga lain yang melarikan diri dengan mobil pribadi. Mereka meninggalkan orang tua mereka.
Sergiy, seorang pekerja pabrik metalurgi, mengingat roket Grad yang menghantam gedung-gedung dan orang-orang terbunuh. "Saya melihat mayat tergeletak di sekitar kota, Anda bisa melihat rudal meledak dan pecahan peluru menghantam orang," katanya.
(esn)
Lihat Juga :