Balas Dendam, Arab Saudi Mengamuk di Yaman
Sabtu, 26 Maret 2022 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Eskalasi terbaru adalah kelanjutan dari perang berdarah selama tujuh tahun di Yaman, yang dimulai sebagai konflik antara pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan pemberontak Syiah Houthi.
Baca juga: Houthi Yaman Akui Luncurkan Serangan Rudal Dahsyat ke Depot Minyak Jeddah Arab Saudi
Namun, pada Maret 2015, koalisi negara-negara yang dipimpin oleh Arab Saudi, dan sangat didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris, melakukan intervensi, melakukan serangan udara besar-besaran terhadap Houthi, yang diklaim Saudi didukung oleh Iran. Teheran secara konsisten membantah terlibat.
Intervensi Saudi memiliki dampak yang menghancurkan di Yaman, dengan sekitar 400.000 orang telah tewas pada akhir 2021, menurut perkiraan PBB. Pemantau internasional mengklaim anak-anak berusia di bawah lima tahun merupakan sebagian besar korban, dengan banyak yang dilaporkan meninggal karena penyebab “tidak langsung”, termasuk kelaparan, penyakit, dan kekurangan obat-obatan di tengah blokade di pelabuhan Yaman.
Baca juga: Serang Depot Minyak Arab Saudi, Houthi Panen Kecaman
Baca juga: Houthi Yaman Akui Luncurkan Serangan Rudal Dahsyat ke Depot Minyak Jeddah Arab Saudi
Namun, pada Maret 2015, koalisi negara-negara yang dipimpin oleh Arab Saudi, dan sangat didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris, melakukan intervensi, melakukan serangan udara besar-besaran terhadap Houthi, yang diklaim Saudi didukung oleh Iran. Teheran secara konsisten membantah terlibat.
Intervensi Saudi memiliki dampak yang menghancurkan di Yaman, dengan sekitar 400.000 orang telah tewas pada akhir 2021, menurut perkiraan PBB. Pemantau internasional mengklaim anak-anak berusia di bawah lima tahun merupakan sebagian besar korban, dengan banyak yang dilaporkan meninggal karena penyebab “tidak langsung”, termasuk kelaparan, penyakit, dan kekurangan obat-obatan di tengah blokade di pelabuhan Yaman.
Baca juga: Serang Depot Minyak Arab Saudi, Houthi Panen Kecaman
(ian)
Lihat Juga :