Serang Depot Minyak Arab Saudi, Houthi Panen Kecaman

Sabtu, 26 Maret 2022 - 16:39 WIB
loading...
Serang Depot Minyak...
Dunia mengutuk serangan Houthi terhadap depot minyak Arab Saudi. Foto/Al Arabiya
A A A
RIYADH - Menyusul serangan Houthi terhadap fasilitas minyak Aramco Arab Saudi , para pemimpin dunia dan organisasi internasional menunjukkan solidaritasnya kepada kerajaan Teluk dalam mengutuk kelompok teroris yang berbasis di Yaman.

Per pembaruan terbaru, juru bicara Koalisi Arab Turki al-Malki mengatakan kebakaran yang merusak dua tangki telah dikendalikan dan tidak menyebabkan cedera.

“Eskalasi permusuhan ini menargetkan fasilitas minyak dan bertujuan untuk merusak keamanan energi dan tulang punggung ekonomi global,” kata al-Malki, menurut kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (26/3/2022).



Perdana Menteri Inggris Boris Johnson adalah salah satu dari banyak pemimpin dunia berpengaruh yang mengutuk serangan itu dengan segera.

"Serangan ini membahayakan nyawa warga sipil dan harus dihentikan," katanya dalam sebuah postingan media sosial.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengambil sikap tegas terhadap Houthi.

“Menjelang bulan suci Ramadhan, Houthi melanjutkan perilaku destruktif mereka. Yaman membutuhkan pihak-pihak untuk menghentikan permusuhan, dan membutuhkan bantuan,” kata Blinken, juga dalam sebuah posting media sosial.

“Kami akan terus bekerja dengan mitra Saudi kami untuk memperkuat pertahanan mereka sambil juga berusaha memajukan penyelesaian konflik yang tahan lama, meningkatkan kehidupan, dan menciptakan ruang bagi warga Yaman untuk menentukan masa depan mereka sendiri secara kolektif,” bunyi pernyataan dari Departemen Luar Negeri AS yang dibagikan kepada media.

Baca juga: Houthi Yaman Akui Luncurkan Serangan Rudal Dahsyat ke Depot Minyak Jeddah Arab Saudi

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, mengutuk serangan itu dan menyebut serangan itu "jelas dimungkinkan oleh Iran" meskipun ada embargo senjata PBB yang sedang berlangsung, menurut Associated Press.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk AS, Putri Reema binti Bandar al-Saud, meminta masyarakat internasional untuk mengambil posisi yang lebih kuat.

“Teroris Houthi yang didukung Iran terus menyerang warga sipil, infrastruktur, dan fasilitas energi kami dengan rudal buatan Iran dan UAV dengan impunitas. Komunitas internasional harus bertindak melawan agresi yang menargetkan warga sipil tak berdosa dan pasokan energi global ini,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Perwakilan pemerintah dari Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, Prancis, Jerman, Irak, Bosnia, Mesir, Sudan dan negara-negara lain juga mengutuk serangan itu dalam berbagai pernyataan resmi.

Baca juga: Depot Minyak Jeddah di Arab Saudi Diserang, Kilang Meledak dan Terbakar

Serangan terhadap fasilitas Aramco mengikuti serangkaian serangan terhadap Arab Saudi pada hari yang sama, yang menyebabkan kebakaran terbatas di pembangkit listrik di kota Samtah di Jazan Arab Saudi dan serangan sembilan drone lainnya yang diluncurkan ke arah selatan, wilayah timur dan tengah Arab Saudi saat fajar pada hari Jumat.

Upaya terakhir berhasil digagalkan oleh pertahanan udara Kerajaan, SPA melaporkan.

Milisi Houthi telah meningkatkan permusuhannya terhadap Arab Saudi dalam beberapa bulan terakhir, dengan beberapa upaya melawan negara tetangga UEA.

Terlepas dari risiko terhadap kehidupan sipil, serangan-serangan ini juga mengancam keamanan energi, terutama selama perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

Seorang pejabat di Kementerian Energi dalam sebuah pernyataan yang dibagikan dengan pers menyatakan bahwa Arab Saudi tidak akan bertanggung jawab atas kekurangan pasokan minyak ke pasar internasional, sementara serangan teroris oleh milisi teroris Houthi yang didukung Iran terhadap fasilitas minyaknya terus berlanjut.

Baca juga: Pemberontak Houthi Serang Fasilitas Minyak Aramco Arab Saudi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved