3 Negara Non-Eropa yang Masuk NATO, Nomor 2 Dianggap Kekuatan Islam
Sabtu, 26 Maret 2022 - 06:15 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini Turki dipimpin oleh pemerintahan dari partai yang berbasis Islam. Itu artinya, kini Turki dianggap sebagai perwakilan kekuatan Islam di NATO.
Posisi Turki di NATO saat ini pun menjadi sorotan, terutama setelah negara itu membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.
Karena pembelian S-400, Turki mendapat sanksi dari AS dan didepak dari kerja sama pembuatan pesawat tempur F-35.
3. Kanada
Kanada merupakan salah satu negara yang mengusulkan adanya aliansi pertahanan. Pada awal pembentukan NATO, Kanada menekankan bahwa NATO bukan hanya pakta militer, namun perlu adanya ikatan politik, ekonomi, dan budaya di antara para anggotanya.
Negara yang terletak di benua Amerika ini sering menyelenggarakan pertemuan, konferensi, dan latihan militer NATO sejak awal tahun 1950-an.
Kanada juga pernah menjadi tuan rumah pertemuan Dewan di Ottawa. Dalam pertemuan ini, sekutu NATO menyetujui ekspansi pertama NATO, berupa perluasan keanggotaan ke Yunani dan Turki.
Posisi Turki di NATO saat ini pun menjadi sorotan, terutama setelah negara itu membeli sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.
Karena pembelian S-400, Turki mendapat sanksi dari AS dan didepak dari kerja sama pembuatan pesawat tempur F-35.
3. Kanada
Kanada merupakan salah satu negara yang mengusulkan adanya aliansi pertahanan. Pada awal pembentukan NATO, Kanada menekankan bahwa NATO bukan hanya pakta militer, namun perlu adanya ikatan politik, ekonomi, dan budaya di antara para anggotanya.
Negara yang terletak di benua Amerika ini sering menyelenggarakan pertemuan, konferensi, dan latihan militer NATO sejak awal tahun 1950-an.
Kanada juga pernah menjadi tuan rumah pertemuan Dewan di Ottawa. Dalam pertemuan ini, sekutu NATO menyetujui ekspansi pertama NATO, berupa perluasan keanggotaan ke Yunani dan Turki.
(sya)
Lihat Juga :