Terungkap, Ukraina Minta 1.000 Rudal AS Per Hari untuk Lawan Rusia

Jum'at, 25 Maret 2022 - 21:04 WIB
loading...
A A A
Sejak itu, negara-negara NATO, termasuk AS, terus mengalirkan senjata dan peralatan tempur, bahkan ketika Rusia mengancam akan menargetkan pengiriman.

Seorang pejabat senior pertahanan Amerika mengatakan paket bantuan keamanan terakhir senilai USD350 juta yang disetujui pada akhir Februari tiba di Ukraina dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, dua paket bantuan berikutnya senilai USD1 miliar sudah mulai tiba.

Presiden Joe Biden mengatakan Kamis; "Sistem persenjataan, amunisi, dan senjata kami mengalir ke Ukraina saat saya berbicara."

Seorang pejabat pertahanan AS menambahkan bahwa itu akan menjadi beberapa penerbangan selama beberapa hari untuk mendapatkan peralatan ke Eropa Timur sebelum memasuki Ukraina di beberapa penyeberangan perbatasan darat.

Sementara itu, pada hari Rabu, Inggris mengumumkan akan mengirimkan 6.000 rudal lagi, termasuk misil anti-tank dan senjata peledak tinggi, ke Ukraina, bersama dengan sekitar USD33 juta dukungan keuangan untuk militer Ukraina.

Dokumen yang diperoleh CNN merinci beberapa kebutuhan mendesak lainnya, termasuk jet tempur, helikopter serang, dan sistem anti-pesawat seperti S-300.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved