Ukraina Klaim Berhasil Hancurkan Kapal Perang Rusia
Kamis, 24 Maret 2022 - 23:19 WIB
loading...
A
A
A
Mariupol masih gagal berada di bawah kendali Rusia meskipun dikepung dan dihantam tanpa ampun, blok demi blok, oleh senjata Rusia.
Para pejuangnya menolak ultimatum untuk menyerah pada Senin pagi, menggagalkan upaya Rusia untuk menyelesaikan jembatan darat yang menghubungkan Crimea dengan republik separatis di wilayah Donbas timur.
Baca juga: Rusia Rilis Video 8 Rudal Jelajah Kalibr Gempur Situs Militer Ukraina
Menurut seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS), Rusia telah menembaki Mariupol dari Laut Azov menggunakan sekelompok sekitar tujuh kapal untuk melancarkan serangan ke kota pesisir yang kritis itu.
Lebih jauh ke barat, Ukraina telah berjuang untuk merebut kembali kota Kherson, serta mendorong pasukan Rusia dari timur laut Mykolaiv, memaksa mereka untuk memposisikan kembali selatan kota, seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan Selasa kemarin.
Pejabat itu memperingatkan bahwa AS tidak dapat mengatakan apakah langkah ini merupakan bagian dari "rencana operasional yang lebih besar" oleh Ukraina, tetapi menyebut pertahanan Ukraina "cekatan" dan "gesit."
Para pejuangnya menolak ultimatum untuk menyerah pada Senin pagi, menggagalkan upaya Rusia untuk menyelesaikan jembatan darat yang menghubungkan Crimea dengan republik separatis di wilayah Donbas timur.
Baca juga: Rusia Rilis Video 8 Rudal Jelajah Kalibr Gempur Situs Militer Ukraina
Menurut seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS), Rusia telah menembaki Mariupol dari Laut Azov menggunakan sekelompok sekitar tujuh kapal untuk melancarkan serangan ke kota pesisir yang kritis itu.
Lebih jauh ke barat, Ukraina telah berjuang untuk merebut kembali kota Kherson, serta mendorong pasukan Rusia dari timur laut Mykolaiv, memaksa mereka untuk memposisikan kembali selatan kota, seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan Selasa kemarin.
Pejabat itu memperingatkan bahwa AS tidak dapat mengatakan apakah langkah ini merupakan bagian dari "rencana operasional yang lebih besar" oleh Ukraina, tetapi menyebut pertahanan Ukraina "cekatan" dan "gesit."
(ian)
Lihat Juga :