AS Berduka, Menlu Wanita Pertama Madeleine Albright Meninggal Dunia

Kamis, 24 Maret 2022 - 05:14 WIB
loading...
AS Berduka, Menlu Wanita...
Menteri Luar Negeri wanita pertama AS, Madeleine Albright, meninggal dunia pada usia 84 tahun karena kanker. Foto/CNBC
A A A
WASHINGTON - Madeleine Albright, wanita pertama yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) , meninggal dunia pada Rabu waktu setempat karena kanker pada usia 84. Kabar meninggalnya Albright disampaikan langsung oleh pihak keluarga.

"Seorang pejuang demokrasi dan hak asasi manusia yang tak kenal lelah, dia pada saat kematiannya adalah seorang profesor di Sekolah Layanan Luar Negeri Universitas Georgetown, ketua Albright Stonebridge Group, bagian dari Dentons Global Advisors, ketua Albright Capital Management, presiden Yayasan Beasiswa Harry S. Truman, ketua Institut Demokrasi Nasional, ketua Dewan Kebijakan Pertahanan AS, dan seorang penulis," kata Keluarga Albright dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari ABC News, Kamis (24/3/2022).

Albright dinominasikan untuk posisi Menlu AS oleh Presiden Bill Clinton dan menjabat pada 1997-2001. Dia sebelumnya adalah Duta Besar AS untuk PBB pada 1993-1997.



Presiden Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dalam sebuah pernyataan menyebut Albright salah satu Menteri Luar Neger terbaik, Duta Besar PBB yang luar biasa, profesor yang brilian, dan manusia yang luar biasa.

"Sebagai seorang anak di Eropa yang dilanda perang, Madeleine dan keluarganya dua kali terpaksa meninggalkan rumah mereka," kata pasangan Clinton.

"Ketika akhir Perang Dingin mengantarkan era baru saling ketergantungan global, dia menjadi suara Amerika di PBB, kemudian mengambil alih kepemimpinan di Departemen Luar Negeri, di mana dia adalah kekuatan yang bersemangat untuk kebebasan, demokrasi, dan hak asasi manusia," sambung pasangan Clinton.

Pasangan Clinton memuji komitmen Albright untuk mengakhiri pembersihan etnis di Bosnia dan Kosovo, mendukung perluasan NATO ke Eropa Tengah, memerangi proliferasi senjata nuklir, memperluas upaya AS untuk memperkuat masyarakat sipil, mengurangi kemiskinan, dan mengurangi utang di negara-negara berkembang, meningkatkan kekhawatiran tentang perubahan iklim dan degradasi lingkungan di panggung dunia dan banyak lagi.

Pasangan Clinton mengatakan, dalam percakapan terakhir mereka dengan Albright dua minggu lalu, wanita berusia 84 tahun itu tetap bertekad untuk keluar dengan sepatu botnya, mendukung Ukraina dalam perjuangannya untuk mempertahankan kebebasan dan demokrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved