AS Berduka, Menlu Wanita Pertama Madeleine Albright Meninggal Dunia
Kamis, 24 Maret 2022 - 05:14 WIB
loading...
A
A
A
Obama juga menceritakan interaksi yang dia katakan Albright lakukan dengan seorang pria Ethiopia pada upacara naturalisasi.
"Pria itu mendatangi Madeleine dan berkata, 'Hanya di Amerika seorang pengungsi dari Afrika dapat bertemu dengan Menteri Luar Negeri.' Dia menjawab, 'Hanya di Amerika seorang pengungsi dari Eropa Tengah dapat menjadi Menteri Luar Negeri,'" ungkap Obama.
Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Linda Thomas-Greenfield mengatakan di pertemuan Majelis Umum PBB: "Menteri Albright adalah seorang mentor. Dia adalah bos saya, keduanya sebagai menteri luar negeri; saya bekerja dengannya di Georgetown. Dia adalah seorang kolega dan dia adalah teman selama beberapa dekade."
Baca juga: Zelensky: PBB dan Dewan Keamanan Tidak Berfungsi!
"Negara kami dan Perserikatan Bangsa-Bangsa kami lebih kuat untuk pelayanannya," kata Thomas-Greenfield.
“Kisahnya – kisah melarikan diri dari Cekoslowakia sebagai pengungsi di usia muda dan naik ke tingkat tertinggi pemerintah AS – telah bergema di benak saya di tengah krisis saat ini di Ukraina,” Thomas-Greenfield melanjutkan.
"Saya berharap untuk melakukan keadilan untuk ingatannya hari ini. Saya yakin kita akan memiliki kesempatan untuk mengingat Menteri Albright dan menghormati banyak kontribusinya di hari-hari mendatang. Tetapi hari ini, saya berduka sebagai teman saya dan menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarganya," pungkasnya.
"Pria itu mendatangi Madeleine dan berkata, 'Hanya di Amerika seorang pengungsi dari Afrika dapat bertemu dengan Menteri Luar Negeri.' Dia menjawab, 'Hanya di Amerika seorang pengungsi dari Eropa Tengah dapat menjadi Menteri Luar Negeri,'" ungkap Obama.
Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Linda Thomas-Greenfield mengatakan di pertemuan Majelis Umum PBB: "Menteri Albright adalah seorang mentor. Dia adalah bos saya, keduanya sebagai menteri luar negeri; saya bekerja dengannya di Georgetown. Dia adalah seorang kolega dan dia adalah teman selama beberapa dekade."
Baca juga: Zelensky: PBB dan Dewan Keamanan Tidak Berfungsi!
"Negara kami dan Perserikatan Bangsa-Bangsa kami lebih kuat untuk pelayanannya," kata Thomas-Greenfield.
“Kisahnya – kisah melarikan diri dari Cekoslowakia sebagai pengungsi di usia muda dan naik ke tingkat tertinggi pemerintah AS – telah bergema di benak saya di tengah krisis saat ini di Ukraina,” Thomas-Greenfield melanjutkan.
"Saya berharap untuk melakukan keadilan untuk ingatannya hari ini. Saya yakin kita akan memiliki kesempatan untuk mengingat Menteri Albright dan menghormati banyak kontribusinya di hari-hari mendatang. Tetapi hari ini, saya berduka sebagai teman saya dan menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarganya," pungkasnya.
(ian)
Lihat Juga :