Presiden Ukraina Desak Italia Sita Kapal Pesiar Misterius

Rabu, 23 Maret 2022 - 22:11 WIB
loading...
Presiden Ukraina Desak...
Presiden Ukraina Desak Italia Sita Kapal Pesiar Misterius. FOTO/Reuters
A A A
ROMA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa (22/3/2022) mendesak Italia untuk menyita kapal pesiar misterius senilai sekitar USD700 juta yang dikaitkan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pidatonya di parlemen Italia, Zelenskyy mengatakan, Putin dan pendukungnya yang kaya sering pergi ke Italia untuk berlibur dan semua aset mereka harus dibekukan untuk menekan mereka agar mengakhiri invasi ke Ukraina.

Baca: Baru Berhasil Rebut Satu Kota, Serangan Rusia Diprediksi Kian Brutal

"Jangan menjadi tempat persembunyian para pembunuh. Blokir semua real estat, rekening, dan yacht mereka - dari Scheherazade hingga yang terkecil," katanya, merujuk pada superyacht yang ditambatkan di pelabuhan Italia Marina di Carrara.

Seperti dilaporkan Reuters, kapal enam dek yang ramping ini memiliki dua landasan pendaratan helikopter dan dapat menampung hingga 18 tamu dan 40 awak. Pemiliknya tidak pernah diidentifikasi secara publik, tetapi ada desas-desus di media bahwa itu milik Putin atau anggota lingkaran dalamnya.

Sebuah organisasi yang didirikan oleh Alexei Navalny yang dipenjara, seorang kritikus Putin yang sengit, merilis sebuah laporan pada hari Senin, yang mengatakan bahwa mereka memiliki bukti bahwa kapal itu milik pemimpin Rusia.

Baca: Zelensky: Dialog Rusia-Ukraina Konfrontatif, Tapi Bergerak Maju

Dikatakan banyak awaknya diambil dari Layanan Perlindungan Federal Rusia (FSO), yang bertugas melindungi presiden Rusia, dan secara teratur terbang ke Italia. Kremlin tidak segera menanggapi permintaan komentar apakah Putin adalah pemilik Scheherazade atau apakah anggota FSO adalah anggota awak.

Sebuah sumber kepolisian Italia mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa, bahwa penyelidik tidak percaya kapal pesiar itu dimiliki oleh siapa pun dalam rombongan Putin. Namun, sumber tersebut menambahkan bahwa pemerintah masih berusaha memastikan siapa pemiliknya.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan kepada parlemen pada hari Selasa bahwa pemerintahnya telah menyita lebih dari 800 juta Euro aset yang dimiliki di Italia oleh pengusaha Rusia, sebagai bagian dari sanksi Uni Eropa yang menargetkan Putin, teman-teman dan rekan-rekannya.

Baca: Ukraina Desak China Mainkan Peran Nyata untuk Hentikan Perang

Namun, para pejabat mengatakan, sangat sedikit yang diketahui tentang apa yang mungkin dimiliki Putin, atau di mana dia menyimpan asetnya.

Untuk memberikan lebih banyak tekanan pada Moskow, Zelensky mengatakan kepada anggota parlemen Italia bahwa Uni Eropa perlu memberlakukan embargo perdagangan penuh terhadap Rusia, termasuk larangan pembelian minyak.

"Dukung larangan memasuki pelabuhan Anda untuk kapal Rusia, sehingga mereka merasakan biaya agresi mereka," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved