Negara-negara Eropa Anggota NATO, Nomor 2 Sempat Ragu karena Takut

Rabu, 23 Maret 2022 - 14:07 WIB
loading...
Negara-negara Eropa...
Sejumlah perwakilan dari negara-negara anggota NATO berdiri sambil mengibarkan bendera masing-masing. Foto/anadolu
A A A
BRUSSELS - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dibentuk oleh 12 negara pada 4 April 1949. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat (AS), Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Inggris, Norwegia, dan Portugal.

Tujuan didirikannya NATO ialah menjamin keamanan negara anggota dengan cara militer maupun berpolitik secara individu maupun kolektif.

Hal itu tertuang dalam Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara yang berisi bahwa seluruh negara anggota NATO setuju apabila terjadi serangan dari salah satu mereka, maka dianggap serangan terhadap mereka semua.

Negara anggota bisa membela atau membantu secara individu atau kolektif, yang diakui pasal 51 Piagam PBB, untuk memelihara keamanan kawasan Atlantik Utara.

Aliansi NATO ini kemudian berkembang pesat, dari yang hanya berjumlah dua belas negara menjadi 30 negara hingga saat ini. Berikut merupakan beberapa negara Eropa anggota NATO.

1. Inggris

Inggris merupakan salah satu negara yang cukup parah terkena dampak akibat Perang Dunia sehingga harus menghadapi banyak tantangan pada tahun 1945.

Hal ini kemudian membuat Inggris menjadi bagian dari aliansi pertahanan karena antara anggota NATO bersikap saling melindungi dari musuh di masa depan.

Markas NATO pertama bahkan berada di London, Belgrave Square.

2. Portugal

Ketika ingin bergabung dengan NATO, negara ini sempat ragu karena takut wilayahnya dieksploitasi untuk pangkalan AL dan AU.

Namun NATO menjamin tidak akan menggunakannya tanpa adanya persetujuan dari pemerintah Portugal. Portugal kemudian bergabung dengan NATO pada tahun 1949.

Dengan bergabung ke dalam NATO, Portugal mendapat manfaat dalam hal perubahan dan perkembangan infrastruktur serta pelatihan dan peningkatan profesional personel militernya.

Portugal bergabung dengan NATO bukan hanya untuk pertahanan dan kerja sama internasional saja, tetapi juga untuk perdamaian.

3. Belanda

Belanda cukup banyak terkena dampak dari adanya Perang Dunia I dan II. Belanda juga sempat hancur selama perang sehingga harus menghadapi rekonstruksi yang sangat besar.

Hal itu kemudian yang membuat Belanda bergabung dengan NATO pada 4 April 1949. Belanda menjadi salah satu negara pendiri NATO.

Pada tahun 1952 Belanda menjadi anggota pendiri Komunitas Batu Bara dan Baja Eropa. Belanda terus berkomitmen pada kesepakatan NATO untuk saling mendukung dan melindungi negara-negara anggotanya.

4. Spanyol

Spanyol sempat dilanda keraguan untuk bergabung dengan NATO, mengingat posisi strategisnya yang dilewati jalur perdagangan dunia di laut, darat, dan udara.

Namun NATO meyakinkan bahwa posisi strategis tersebut akan tetap menguntungkan Spanyol serta akan menjadikan modernisasi Spanyol.

Di samping itu, NATO juga menekankan, kondisi Spanyol yang strategis itu bisa memicu konflik yang besar.

Akhirnya setelah lebih dari 30 tahun pembentukan NATO, Spanyol mantap bergabung dengan NATO. Spanyol bergabung dengan NATO pada tahun 1982.

5. Montenegro

Montenegro merupakan negara yang terletak di Eropa Selatan. Negara ini bergabung dengan NATO pada 5 Juli 2017.

Upacara pengibaran bendera untuk Montenegro berlangsung di Markas NATO pada 7 Juni 2017. Montenegro menjadi negara sekutu ke-29 yang bergabung dengan NATO.

Sebelum bergabung, diketahui Montenegro pernah aktif dalam mendukung operasi NATO di Afghanistan pada 2010 hingga 2014.

6. Makedonia Utara

Makedonia Utara adalah negara yang terletak di Semenanjung Balkan. Pada tahun 1995, Makedonia Utara pernah bergabung dalam Kemitraan Untuk Perdamaian dan mengambil berbagai misi NATO.

Misi tersebut termasuk Pasukan Bantuan Keamanan Internasional dan Misi Dukungan Tegas di Afghanistan.

Negara ini baru bergabung dengan NATO pada tahun 2020 lalu. Momen ini ditandai dengan upacara pengibaran bendera di Markas Besar NATO pada 30 Maret 2020.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Di Forum Dialog 194...
Di Forum Dialog 194 Negara, Menkum Supratman Dorong Tata Kelola Royalti untuk Musik dan Jurnalistik
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
Berita Terkini
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved