Muncul Pertama usai Lengser, Biden Kecam Kebijakan Trump

Rabu, 16 April 2025 - 17:07 WIB
loading...
Muncul Pertama usai...
Mantan Presiden AS Joe Biden kecam Donald Trump yang ingin menghapus jaminan sosial rakyat AS. Foto/X/@JoeBiden
A A A
WASHINGTON - Joe Biden telah menggunakan pidato pertamanya sejak meninggalkan jabatan untuk mengkritik kebijakan kesejahteraan pemerintahan Trump.

Mantan presiden AS tersebut mengatakan dalam sebuah konferensi di Chicago bahwa pemerintah telah "menghancurkan" sistem jaminan sosial, yang menurut Donald Trump dan Elon Musk - yang memimpin upaya pemotongan biaya Gedung Putih - dipenuhi oleh penipuan.

Pemerintah ingin memangkas staf di badan yang bertanggung jawab untuk membelanjakan USD1,6 triliun dalam bentuk tunjangan setiap tahun.

Biden tidak menyebut nama Trump selama pidatonya pada hari Selasa, tetapi mengatakan: "Dalam waktu kurang dari 100 hari, pemerintahan baru ini telah melakukan begitu banyak kerusakan dan kehancuran. Sungguh menakjubkan."

Ia menggambarkan jaminan sosial sebagai "janji suci", dan menambahkan: "Kita tahu betapa pentingnya jaminan sosial bagi kehidupan masyarakat."

Biden - yang berpidato di acara hak-hak disabilitas - tidak membahas kepergiannya dari Gedung Putih atau pemilihan presiden 2024 selama pidatonya.

Baca Juga: Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 11 September
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Trump Ditembak saat...
Trump Ditembak saat Kampanye, Ini Reaksi Joe Biden-Barack Obama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved