Ukraina Tuding Pasukan Rusia Culik Lebih dari 2.300 Anak-anak

Rabu, 23 Maret 2022 - 04:14 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Rusia Beri Jawaban Tegas pada Gagasan Referendum Zelensky

Mengingat frustrasi mereka di lapangan, AS memperingatkan lagi bahwa Rusia yang putus asa mungkin menggunakan senjata kimia atau biologi. Presiden Joe Biden mengatakanposisi Vladimir Putin tidak baik yang bisa memaksanya melakukan sesuatu untuk menghindari kegagalan.

Inggris mengatakan akhir pekan ini akan mendesak NATO untuk meningkatkan pasokan senjata ke Ukraina.

Akibat perlawanan sengit Ukraina, Rusia diperkirakan kehilangan ribuan tentara. Meskipun Kremlin hanya mengkonfirmasi kematian 498 personel dalam perang, surat kabar Rusia Komsomolskaya Pravda menerbitkan sebuah artikel pada hari Senin yang menunjukkan bahwa 9.861 prajurit Rusia telah tewas dan 16.153 lainnya terluka.

Surat kabar itu kemudian menurunkan angka-angka itu, menyalahkanlaporan itupada seorang yang diduga peretas. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia tidak akan mengomentari insiden itu.

Ribuan warga sipil juga telah tewas dan invasi telah mengusir lebih dari 10 juta orang dari rumah mereka, hampir seperempat dari populasi Ukraina, menurut PBB. Lebih dari 3,5 juta orang kini telah meninggalkan negara itu, dan lebih dari dua juta telah melintasi perbatasan Polandia.

Baca juga: PBB: Hampir 3,5 Juta Orang Melarikan Diri dari Ukraina

Arus pengungsi terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua telah membuat negara-negara berebut untuk mengatasi akomodasi dan layanan vital seperti pendidikan.

Sebagai bagian dari serangkaian pidato di parlemen negara Barat, Zelensky mendesak anggota parlemen Italia untuk memperkuat sanksi terhadap Moskow, mencatat banyak orang kaya Rusia memiliki rumah di negara itu.

“Jangan menjadi tempat persembunyian bagi para pembunuh,” katanya dari Kiev.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved