Rusia Ultimatum Mariupol Ukraina untuk Menyerah Hari Ini

Senin, 21 Maret 2022 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Disebutkan bahwa orang-orang tersebut dibawa melintasi perbatasan, di mana ada dokumen yang diperiksa. Beberapa kemudian dialihkan ke kota-kota terpencil Rusia, sementara nasib yang lain tidak diketahui.

Versi peristiwa media pemerintah Rusia adalah bahwa ribuan penduduk Mariupol menemukan diri mereka di Rusia dalam keamanan penuh.

Wali Kota Mariupol Vadym Boichenko memiliki deskripsi yang kurang ramah pada hari Sabtu, membandingkan tindakan Rusia dengan tindakan Nazi Jerman.

“Apa yang dilakukan penjajah hari ini sudah tidak asing lagi bagi generasi tua, yang melihat peristiwa mengerikan Perang Dunia II, ketika Nazi menangkap orang secara paksa,” kata wali kota.

“Sulit membayangkan bahwa di abad ke-21, orang dapat dibawa secara paksa ke negara lain.”

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada MSNBC bahwa laporan Rusia membawa orang-orang Ukraina melintasi perbatasan "benar-benar mengerikan".

“Memaksa orang dari Ukraina untuk pergi ke Rusia sama sekali tidak dapat diterima. Itu tidak masuk akal,” katanya.

Thomas-Greenfield mengatakan dia tidak bisa mengonfirmasi laporan-laporan yang muncul."Tetapi tidak melewatkan Rusia untuk mengambil tindakan yang mengerikan," ujarnya.

Dan di sini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, membuat perbandingan lain dengan Perang Dunia II.

"Pertama mereka datang untuk menghancurkan kota-kota, mengebom rumah sakit, teater, sekolah dan tempat penampungan, membunuh warga sipil dan anak-anak. Kemudian mereka secara paksa memindahkan orang-orang yang ketakutan dan kelelahan ke tanah penyerbu. Sebuah bab dari Perang Dunia II? Tidak. Tindakan tentara Rusia, hari ini di Mariupol," tulis di Twitter via akun @OlegNikolenko_.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved