Parah, 450 Rompi Anti-Peluru untuk Ukraina Dicuri di Gudang New York

Jum'at, 18 Maret 2022 - 10:55 WIB
loading...
Parah, 450 Rompi Anti-Peluru...
Para pelaku mencuri rompi anti-peluru yang hendak disumbangkan ke Ukraina di gudang New York, AS. Foto/nbc news
A A A
NEW YORK - Lebih dari 400 rompi antipeluru bekas yang disumbangkan kepolisian Amerika Serikat (AS) untuk dikirim ke Ukraina dicuri dari satu gudang di New York pada Rabu (16/3/2022).

Pernyataan itu diungkapkan Kepolisian dan dilansir Sputnik pada Jumat (18/3/2022).

Setelah menandatangani tagihan USD13,6 miliar untuk membantu Ukraina awal pekan ini, Presiden AS Joe Biden berjanji pada Rabu untuk memberikan USD800 juta lagi.

Baca juga: Ukraina Serukan Sabotase Massal di Belarusia untuk Perlambat Invasi Rusia

Bantuan tersebut mencakup senjata dan bantuan kemanusiaan untuk lebih dari 3 juta pengungsi Ukraina.

Baca juga: Biden Sebut Putin Diktator Pembunuh, Kremlin: Bom AS Bunuh Ratusan Ribu Orang

Sejak dimulainya operasi khusus Rusia di Ukraina pada 24 Februari, para pejabat Ukraina telah mencari pasokan dari luar negeri, termasuk mulai dari jatah makanan dan peralatan medis hingga jet tempur MiG yang digunakan negara-negara tetangga.

Baca juga: 5 Negara yang Punya Hak Veto PBB, Semua Utamakan Kepentingan Sendiri

Sementara beberapa dari persediaan ini telah dibeli otoritas Ukraina, termasuk melalui penggunaan dana cryptocurrency yang diarahkan oleh negara, pasokan yang lain hanya disumbangkan.

Menurut Coindesk, dana donasi kripto Ukraina yang dioperasikan Kementerian Transformasi Digital atau kementerian kripto de facto, telah menerima USD60 juta dan bank nasional Ukraina telah menerima lagi USD280 juta dalam bentuk donasi mata uang fiat.

Di AS, organisasi nirlaba Ukraina-Amerika telah membantu mengatur upaya ini, termasuk Komite Kongres Ukraina Amerika dan Liga Wanita Nasional Ukraina Amerika, yang menerima sekitar 450 rompi antipeluru dari departemen kepolisian wilayah metro Kota New York.

Rompi tersebut sudah tak digunakan, tetapi menurut petugas polisi yang menyumbangkannya, rompi tersebut masih efektif melindungi mereka yang memakainya.

Rompi antipeluru itu dimaksudkan untuk diberikan pada petugas medis dan pekerja kemanusiaan, bukan untuk tentara atau tentara bayaran yang memerangi pasukan Rusia.

Namun, rompi itu tidak pernah sampai ke Ukraina. Menurut Departemen Kepolisian New York, rompi itu dicuri dari gudang Manhattan pada Rabu pagi.

Video pengawasan dari toko terdekat mengungkapkan tiga van berbeda berhenti di gedung Komite Kongres Ukraina Amerika selama tiga jam, dan beberapa orang keluar dari van dan memuatnya dengan kotak demi kotak rompi sumbangan sebelum pergi.

NYPD tidak menunjukkan apakah mereka memiliki petunjuk tentang pemilik van atau pelaku kejahatan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved