Saksi Mata Ungkap Kekejaman Resimen Azov: Warga yang Kabur Dieksekusi di Depan Massa

Selasa, 15 Maret 2022 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Kelompok ini secara terbuka memamerkan logo rune yang menggaungkan Wolfsangel, salah satu simbol yang digunakan oleh Divisi Panzer SS ke-2 Das Reich, dan memiliki sejarah kejahatan yang didokumentasikan PBB.

Pada tahun 2016, sebuah laporan oleh Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OCHA) Perserikatan Bangsa-Bangsa menuduh resimen Azov melanggar hukum humaniter internasional, merinci insiden selama periode dari November 2015-Februari 2016 di mana anggota Azov menyematkan senjata mereka di bekas bangunan sipil. Laporan itu juga menuduh batalion tersebut memperkosa dan menyiksa para tahanan di wilayah Donbass.

Pada 24 Februari, Moskow memulai operasi militer untuk mendemiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina setelah berminggu-minggu peningkatan penembakan, sabotase, dan serangan penembak jitu oleh pasukan Ukraina terhadap republik Donbass, yang penduduknya sebagian besar berbahasa Rusia telah menjadi sasaran penyiksaan, genosida selama delapan tahun.

Baca juga: Alasan Logis Putin Terus Sebut Denazifikasi Ukraina, Ada 4 Fakta Mengerikan

Didirikan pada musim semi tahun 2014 sebagai tanggapan atas kudeta yang didukung Barat di Kiev, Republik Rakyat Lugansk dan Donetsk (LPR, DPR) menolak untuk menerima penggulingan pemerintah negara yang sah dan penggantiannya oleh kekuatan ultranasionalis dan pro-barat.

Rusia secara resmi mengakui DPR dan LPR menjelang operasi militer khusus, yang dimulai sebagai tanggapan atas permintaan bantuan resmi dari otoritas republik Donbass.

Pemerintah Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa tujuan dari operasi saat ini adalah untuk menetralisir kapasitas militer Ukraina dan tidak membahayakan penduduk sipil negara tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved