Saksi Mata Ungkap Kekejaman Resimen Azov: Warga yang Kabur Dieksekusi di Depan Massa

Selasa, 15 Maret 2022 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ada Militer Neo-Nazi Bernama Batalion Azov di Ukraina, tapi Barat Bungkam

Saat anak-anak itu terisak, "Jangan tembak!" para militan akhirnya mengarahkan keluarga tersebut ke arah Sartana dan menyuruh mereka untuk lari menyelamatkan diri.

"Dan kami pergi dan berlari," kata wanita yang terguncang itu.

Resimen Azov tanpa pandang bulu telah menargetkan wilayah sipil dan menggunakan penduduk lokal sebagai "perisai manusia" selama mereka mundur.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menuduh resimen Azov menggunakan artileri berat Grad untuk menyerang daerah pemukiman dan sebuah sekolah di pinggiran Mariupol, menewaskan banyak warga sipil.

Kepala Republik Rakyat Lugansk Leonid Pasechnik juga telah menyatakan bahwa mundurnya pasukan nasionalis Ukraina itu menghancurkan segala sesuatu di sepanjang jalan mereka.

Baca juga: Siapa Resimen Azov, Kelompok Neo Nazi Ukraina yang Diperangi Rusia?

“Formasi bersenjata kaum fasis-Ukro, menyadari keputusasaan perlawanan mereka, dalam kebencian impoten mereka menghancurkan segala sesuatu di jalan mereka selama mereka mundur. Mereka menembaki bangunan tempat tinggal, memasang ranjau di area itu, menghancurkan objek infrastruktur sipil. Rezim kriminal ini telah menunjukkan wajah aslinya,” kata Pasechnik kepada media Rusia, Minggu.

Awalnya sekelompok paramiliter sukarelawan neo-Nazi ini dibentuk untuk ambil bagian dalam permusuhan di Donbass. Namun kini Azov telah berkembang menjadi resimen yang memiliki lebih dari 2.500 tentara dan telah diintegrasikan ke dalam Garda Nasional Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved