3 Pabrik Senjata Terbesar di Rusia, Semua Produknya Handal di Medan Perang

Senin, 14 Maret 2022 - 15:51 WIB
loading...
A A A
USC memproduksi Amur 1650, Amur 950, Piranha T, Project 11541 "Korsar", Project 20970 "Catran", Project 18065, Project 21301, Project 12061E "Murena-E", Project 21810 dan masih banyak lainnya.

United Shipbuilding Corporation menempati peringkat ke-33 menurut SIPRI.

3. United Aircraft Corporation

Berdasarkan Keputusan Presiden tanggal 20 Februari 2006, United Aircraft Corporation (UAC) didirikan untuk tujuan perlindungan dan pengembangan potensi ilmiah dan industri dari industri pesawat terbang Rusia, keamanan dan pertahanan negara, serta konsentrasi sumber daya intelektual, industri, dan keuangan untuk melaksanakan program penerbangan jangka panjang.

3 Pabrik Senjata Terbesar di Rusia, Semua Produknya Handal di Medan Perang


UAC merupakan salah satu pemain terbesar di pasar penerbangan global. Sebanyak 30 perusahaan kini berada dalam cakupan UAC, yang memegang hak atas beberapa merek terkenal di dunia, seperti Sukhoi, MiG, IL, Beriev, serta terbaru SSJ 100 dan MS-21. SIPRI menempatkan UAC pada peringkat 21.

Tiga perusahaan senjata itu menjadi andalan pemerintah Rusia untuk membangun kemampuan pertahanan negara. Berbagai produk perusahaan itu juga sudah terbukti di berbagai medan perang.

Produk-produk perusahaan Rusia itu sangat dapat diandalkan dalam perang sehinggga menjadi ancaman bagi musuh-musuh yang menghadapi alat perang berteknologi tinggi itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved