Ketakutan dengan Invasi Rusia ke Ukraina, Eropa Jadi Hotspot Impor Senjata

Senin, 14 Maret 2022 - 15:06 WIB
loading...
Ketakutan dengan Invasi...
Eropa jadi hotspot impor senjata termasuk jet tempur F-35 AS di tengah ketakutan mereka akan invasi Rusia ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Negara-negara Eropa mengalami peningkatan impor senjata terbesar di dunia dalam lima tahun terakhir.

Fenomena jadi "hotspot" impor senjata ini terjadi sejak mereka ketakutan dengan gelagat Rusia hendak menginvasi Ukraina , yang sekarang menjadi kenyataan.

Laporan riset Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) yang diterbitkan Senin (14/3/2022) menunjukkan ekspor senjata menurun secara global sebesar 4,6 persen pada 2017-2021 dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya. SedangkanEropa mencatat peningkatan 19 persen.

Meski ekspor senjata tumbuh di Eropa, namun negara-negara di benua itu juga meningkatkan impor senjata.

“Kami akan meningkatkan pengeluaran militer kami tidak hanya sedikit tetapi banyak. Kami membutuhkan senjata baru dan banyak dari itu akan datang dari impor," kata peneliti senior SIPRI, Siemon T. Wezeman.

Baca juga: Jika Perintahkan Rusia Serang AS, Putin Akan Ditembak Kepalanya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved