Meski Nol Kasus COVID-19, Presiden Tajikistan Serukan Tak Puasa Ramadhan
Jum'at, 24 April 2020 - 11:35 WIB
loading...
Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon. Foto/REUTERS
A
A
A
DUSHANBE - Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon menyerukan umat Muslim yang beriman untuk tidak berpuasa selama Ramadhan untuk melindungi diri dari virus corona jenis baru, COVID-19.
Seruan ini disampaikan meski negara itu nol kasus atau tidak memiliki kasus infeksi virus corona. Dalam pidatonya untuk menyambut Ramadhan, Rakhmon mengatakan puasa bisa membuat orang rentan terhadap infeksi dari penyakit menular. Seruan itu secara khusus dia tujukan kepada petani dan pekerja manual.
"Meskipun penyakit ini tidak terdaftar di negara kita, ini tidak berarti bahwa kita harus ceroboh dan duduk diam," bunyi catatan pidato Rakhmon yang dirilis oleh kantornya, seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/4/2020).
Mengklaim mengutip pendapat ulama Islam, Rakhmon menggambarkan puasa berbahaya bagi petani, peternak, dan mereka yang bekerja keras.
"Saya mendesak semua orang yang bekerja di ladang dan menghasilkan kemakmuran...untuk menjadwal ulang puasa ke waktu lain yang lebih menguntungkan," kata Rakhmon.
Seruan ini disampaikan meski negara itu nol kasus atau tidak memiliki kasus infeksi virus corona. Dalam pidatonya untuk menyambut Ramadhan, Rakhmon mengatakan puasa bisa membuat orang rentan terhadap infeksi dari penyakit menular. Seruan itu secara khusus dia tujukan kepada petani dan pekerja manual.
"Meskipun penyakit ini tidak terdaftar di negara kita, ini tidak berarti bahwa kita harus ceroboh dan duduk diam," bunyi catatan pidato Rakhmon yang dirilis oleh kantornya, seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/4/2020).
Mengklaim mengutip pendapat ulama Islam, Rakhmon menggambarkan puasa berbahaya bagi petani, peternak, dan mereka yang bekerja keras.
"Saya mendesak semua orang yang bekerja di ladang dan menghasilkan kemakmuran...untuk menjadwal ulang puasa ke waktu lain yang lebih menguntungkan," kata Rakhmon.
Lihat Juga :