Rusia, Raksasa Militer Dunia Tanpa Kapal Induk

Kamis, 10 Maret 2022 - 18:59 WIB
loading...
A A A
Kedua kelompok negara ini berbeda, dan perbedaannya terletak pada arah strategisnya.

Kapal induk menjadi senjata ofensif standar, dan itu adalah senjata serangan laut, senjata yang melintasi laut untuk menyerang pihak atau negara lain.

Sebuah negara dengan kapal induk adalah negara yang ambisius. Area yang ingin ia kuasai bukan hanya yang ada di depannya, tetapi sisi lain lautan. Alat terbaik untuk pergi ke seberang lautan adalah kapal induk.

Sebuah negara tanpa kapal induk berarti bahwa negara tersebut dalam keadaan pertahanan, atau visinya hanya di darat di depannya, bukan di seberang lautan, atau tidak memiliki kemampuan dan uang untuk beroperasi.

Dalam analisis terakhir, masih ada kekurangan ambisi, dan tidak ada ambisi seperti itu untuk pergi ke seberang lautan. Rusia adalah tipikal, dan ambisinya terletak di sekitarnya, bukan di tempat-tempat yang jauh seperti Amerika Utara dan Selatan.

Suatu negara memiliki ambisi yang tidak ditentukan oleh orang, tetapi oleh ekonominya. Jika ekonomi suatu negara tidak dapat mendukung perang besar, ambisinya pasti akan ditekan. Kapal induk adalah perwakilan dari ambisi.

Jika sebuah negara memiliki kapal induk, maka ia perlu membentuk kelompok tempur kapal induk, dan satu kapal induk tidak cukup karena perlu membentuk armada laut yang besar yang membutuhkan tiga atau empat kapal induk. Selain itu juga dibutuhkan lebih banyak kapal selam nuklir, kapal perusak, fregat, kapal tanker.

Itu belum cukup, Angkatan Laut seperti itu harus bekerja sama dengan Angkatan Udara dan Angkatan Darat yang lebih besar, juga membutuhkan sistem logistik yang lebih kuat untuk mengirimkan pasokan demi pasukan ke garis depan.

Semua itu membutuhkan uang untuk mendukung, dan tidak ada uang artinya tidak ada drama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Dragon King’s Sanctuary di V+Short, Kisah War God yang Dikhianati Cinta
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Bisa di PRJ 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Berita Terkini
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved