Invasi Hari Ke-15: RS Mariupol Ukraina Diserang, Rusia Dituduh Jatuhkan Bom Bodoh

Kamis, 10 Maret 2022 - 17:41 WIB
loading...
A A A
Amerika Serikat (AS) menuduh Rusia menjatuhkan “bom bodoh”–amunisi tanpa pemandu dan tanpa target yang tepat–di Ukraina. Tuduhan ini dilontarkan seorang pejabat senior pertahanan AS. Moskow belum berkomentar atas tuduhan ini.

Menurut pejabat tersebut, AS mengamati peningkatan kerusakan infrastruktur sipil dan korban sipil di Ukraina.

9. Rusia Dituduh Sandera 400.000 Orang di Mariupol

Ukraina menuduh pasukan Rusia menahan 400.000 orang sandera di Mariupol. Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan kota itu, di mana kondisinya digambarkan sebagai "apokaliptik", masih ditembaki oleh pasukan Rusia meskipun ada kesepakatan untuk membangun koridor evakuasi yang aman bagi warga sipil.

10. Listrik ke Situs Nuklir Chernobyl Terputus

Pihak berwenang Ukraina mengatakan pasokan listrik telah terputus ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang sudah tidak berfungsi.

Pengawas atom PBB mengatakan bahan bakar nuklir bekas yang disimpan di sana telah cukup dingin sehingga tidak menjadi masalah yang segera terjadi.

Namun, berita tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa kurangnya daya eksternal ke situs tersebut dapat membahayakan keselamatan akibat bahaya nuklir.

11. Lebih dari 40.000 Warga Sipil Dievakuasi dari Ukraina

Lebih dari 40.000 warga sipil dievakuasi dari seluruh Ukraina pada Rabu waktu setempat tetapi pihak berwenang berjuang untuk menjauhkan orang-orang dari zona konflik di sekitar kota Kiev, Kharkiv dan Mariupol. Hal itu disampaikan seorang perunding Ukraina.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan sebelumnya bahwa koridor kemanusiaan harus memungkinkan penduduk kota-kota yang dibombardir berat seperti Mariupol, Enerhodar, Sumy, Izyum dan Volnovakha, serta kota-kota di sekitar Kiev termasuk Bucha, Irpin dan Hostomel, untuk pergi.

Ukraina menyerukan pasukan Rusia untuk menghormati "komitmen publik resmi" untuk gencatan senjata.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved