Mengapa Ukraina Tidak Mendapat Bantuan dari NATO saat Diserang Rusia?

Selasa, 08 Maret 2022 - 18:26 WIB
loading...
Mengapa Ukraina Tidak...
Sistem peluncur rudal Ukraina OTR-21 Tochka-U dipamerkan saat parade militer di Kiev, Ukraina, 24 Agustus 2016. Foto/REUTERS/Gleb Garanich
A A A
KIEV - Ukraina menjadi trending topik di dunia selama beberapa pekan terakhir menyusul konflik yang sedang dialaminya dengan Rusia. Ukraina mendapatkan serangan dari Rusia setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer Rusia ke Ukraina pada akhir februari lalu.

Invasi Rusia sudah berjalan sekitar hampir 2 pekan lebih di Ukraina, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda bahwa Rusia akan segera menarik pasukannya dari Ukraina.

Korban dari kedua pihak tidak bisa dihindarkan, baik dari korban kota-kota yang dibombardir hingga korban jiwa yang terbunuh akibat konflik tersebut.

Baca juga: Kawasan Pencakar Langit di London Kebakaran, 125 Pemadam Dikerahkan

Dalam hal ini, dunia internasional tentu mengecam tindakan Rusia dan memaksa Moskow segera menghentikan invasinya terhadap Ukraina.

Baca juga: Tentara Ukraina Pamer Senjata Inggris di Taman Kanak-Kanak, Ini Respons Rusia

Berbagai sanksi internasional telah dikeluarkan negara-negara di dunia, namun belum ada negara NATO yang mengirim tentaranya untuk membantu Ukraina.

Baca juga: Putin: Tugas di Ukraina Hanya Diselesaikan Militer Profesional

Nasib tragis Ukraina yang terus mendapat serangan dari Rusia menimbulkan pertanyaan mengenai kenapa tidak ada negara barat termasuk NATO yang membantu Ukraina dalam bertempur dengan Rusia?

Tentu jawabannya adalah karena Ukraina bukan anggota NATO, melainkan hanya sebagai mitra dari NATO.

Walaupun Ukraina memang tertarik untuk bergabung dengan NATO, namun Ukraina belum resmi menjadi anggota, sehingga NATO dalam hal ini tidak memiliki tanggung jawab apapun untuk ikut membantu Ukraina.



Dilansir dari Reuters, (Selasa, 8/03/2022), NATO sebelumnya sudah menolak permintaan Ukraina untuk membantunya melindungi wilayah udara Ukraina dari serangan Rusia.

Ukraina meminta NATO membuat zona larangan terbang di atas Ukraina, namun pihak NATO tetap menolak permintaan Ukraina tersebut.

“Kami bukan bagian dari konflik ini. Kami memiliki tanggung jawab sebagai sekutu NATO untuk mencegah perang ini menjalar ke luar Ukraina, karena itu akan lebih berbahaya, lebih menghancurkan, dan akan menyebabkan lebih banyak penderitaan manusia,” ujar Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada pertemuan di Brussels.

Sebelumnya, presiden Rusia Vladimir Putin juga mengancam bahwa negara lain yang ikut campur pada masalahnya dengan Ukraina akan menghadapi konsekuensi yang besar.

Namun, alih-alih takut terhadap ancaman Putin, NATO beralasan tidak ingin menambah skala dari konflik yang terjadi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved