PBB Ungkap Jumlah Pengungsi Ukraina yang Fenomenal dan Terus Bertambah
Minggu, 06 Maret 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kremlin Sesumbar Rusia Terlalu Besar untuk Diisolasi
Rusia bersikeras bahwa mereka terpaksa menyerang tetangganya untuk mempertahankan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR), yang memisahkan diri dari Ukraina tak lama setelah kudeta 2014 di Kiev.
Baca juga: Negosiator Kiev-Moskow Tewas Ditembak, Diduga Dihabisi Agen Keamanan Ukraina
Moskow juga mengatakan sedang melakukan "demiliterisasi dan denazifikasi" negara itu. Sementara itu, Ukraina mengatakan serangan itu sepenuhnya tidak beralasan dan meminta bantuan masyarakat internasional.
Ukraina menuduh Rusia menembaki daerah permukiman di Kiev dan tempat-tempat seperti Kharkov, kota terbesar kedua di negara itu.
Rusia bersikeras bahwa mereka terpaksa menyerang tetangganya untuk mempertahankan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR), yang memisahkan diri dari Ukraina tak lama setelah kudeta 2014 di Kiev.
Baca juga: Negosiator Kiev-Moskow Tewas Ditembak, Diduga Dihabisi Agen Keamanan Ukraina
Moskow juga mengatakan sedang melakukan "demiliterisasi dan denazifikasi" negara itu. Sementara itu, Ukraina mengatakan serangan itu sepenuhnya tidak beralasan dan meminta bantuan masyarakat internasional.
Ukraina menuduh Rusia menembaki daerah permukiman di Kiev dan tempat-tempat seperti Kharkov, kota terbesar kedua di negara itu.
Lihat Juga :