PBB Konfirmasi 351 Kematian Warga Sipil di Ukraina

Sabtu, 05 Maret 2022 - 22:41 WIB
loading...
PBB Konfirmasi 351 Kematian...
PBB Konfirmasi 351 Kematian Warga Sipil di Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB telah mengkonfirmasi kematian 351 warga sipil di Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pekan lalu. Kantor yang berbasis di Jenewa mengatakan, 707 warga sipil lainnya terluka antara 24 Februari hingga Jumat (4/3/2022) tengah malam.

Kantor HAM PBB menggunakan metodologi yang ketat dan hanya melaporkan korban yang telah dikonfirmasi. Faktor ini juga yang menyebabkan jumlah korban tewas versi PBB jauh lebih sedikit dibanding jumlah korban tewas yang dikeluarkan pihak Ukraina.

Baca: Rusia Terus Tembaki Kota Mariupol, Evakuasi Warga Sipil Ditunda

“Kami yakin angka sebenarnya jauh lebih tinggi, terutama di wilayah yang dikuasai pemerintah dan terutama dalam beberapa hari terakhir. Sebab, penerimaan informasi dari beberapa tempat di mana ada pertempuran sengit tertunda dan banyak laporan masih menjalani pembuktian,” sebut pernyataan Kantor HAM PBB, seperti dikutip dari AP.

Sementara itu, Kantor kepresidenan Ukraina mengatakan evakuasi warga sipil telah dihentikan di daerah di mana pejabat pertahanan Rusia telah mengumumkan gencatan senjata. Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor Presiden Volodymyr Zelenskyy, mengatakan, upaya evakuasi dihentikan karena kota Mariupol tetap diserang pada Sabtu (5/3/2022).

“Pihak Rusia tidak berpegang pada gencatan senjata dan terus menembaki Mariupol dan daerah sekitarnya,” katanya. “Pembicaraan dengan Federasi Rusia sedang berlangsung mengenai pengaturan gencatan senjata dan memastikan koridor kemanusiaan yang aman,” lanjutnya.

Baca: Manfaatkan Gencatan Senjata, Mariupol Mulai Evakuasi Penduduk Sipil

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sebelumnya dalam sebuah pernyataan, pihaknya telah menyetujui rute evakuasi dengan pasukan Ukraina untuk Mariupol, sebuah pelabuhan strategis di tenggara, dan untuk kota timur Volnovakha.

Tetapi seorang pejabat kota melaporkan bahwa penembakan terus berlanjut di daerahnya pada hari Sabtu meskipun ada kesepakatan, sebuah tanda rapuhnya upaya untuk menghentikan pertempuran di seluruh negeri.



Invasi Rusia yang telah memasuki pekan kedua, membuat warga Ukraina berbondong-bondong keluar dari negara tersebut. Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan, jumlah orang yang telah meninggalkan Ukraina sejak pertempuran dimulai kini telah mencapai 1,45 juta jiwa.

Badan migrasi PBB, mengutip angka-angka dari kementerian pemerintah di negara-negara di mana mereka telah tiba, mengatakan pada hari Sabtu, bahwa 787.300 dari mereka pergi ke Polandia. Sekitar 228.700 mengungsi ke Moldova, 144.700 ke Hongaria, 132.600 ke Rumania, dan 100.500 ke Slovakia. IOM mengatakan bahwa warga negara dari 138 negara telah melintasi perbatasan Ukraina ke negara-negara tetangga.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Berita Terkini
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved