Rusia Sepakati Gencatan Senjata 6 Jam di Mariupol dan Volnovakha

Sabtu, 05 Maret 2022 - 17:26 WIB
loading...
Rusia Sepakati Gencatan...
Rusia Sepakati Gencatan Senjata 6 Jam di Mariupol dan Volnovakha. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Militer Rusia menerapkan gencatan senjata di dua wilayah Ukraina untuk memungkinkan warga sipil mengungsi, media pemerintah Rusia melaporkan, Sabtu (5/3/2022). Ini adalah terobosan pertama yang memungkinkan warga sipil melarikan diri dari zona perang.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menyepakati rute evakuasi dengan pasukan Ukraina untuk memungkinkan warga sipil meninggalkan pelabuhan strategis Mariupol di tenggara dan kota timur Volnovakha “dari pukul 10 pagi waktu Moskow” (8 pagi GMT). Pernyataan samar-samar itu tidak menjelaskan berapa lama rute akan tetap dibuka.

Baca: Kiev: Invasi Rusia Tak Akan Terjadi Jika Ukraina Miliki Senjata Nuklir

Seorang pejabat tinggi di Mariupol mengatakan, gencatan senjata akan berlangsung hingga pukul 4 sore. (2 siang GMT) dan evakuasi di sepanjang koridor kemanusiaan akan dimulai pada pukul 11 pagi (9 pagi GMT).

“Koridor kemanusiaan akan meluas dari kota ke Zaporizhzhia,” kata Pavlo Kirilenko, kepala administrasi militer-sipil Donetsk yang mencakup Mariupol.

Sebelumnya, Kepala Dewan Keamanan Ukraina, Oleksiy Danilov, telah meminta Rusia untuk membuat koridor kemanusiaan untuk memungkinkan anak-anak, wanita, dan orang dewasa untuk menjauh dari pertempuran, menyebut koridor tersebut sebagai “pertanyaan No. 1.”

Baca: Invasi Hari-10: Rusia Kepung dan Bombardir Kota Mariupol Ukraina

Ketika pasukan Rusia menyerang lokasi-lokasi strategis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam NATO karena menolak memberlakukan zona larangan terbang di negaranya. Ia juga memperingatkan bahwa "semua orang yang mati mulai hari ini dan juga akan mati karena Anda."

NATO mengatakan, zona larangan terbang dapat memicu perang yang meluas di Eropa dengan Rusia yang bersenjata nuklir. Tetapi, ketika Amerika Serikat dan anggota NATO lainnya mengirim senjata ke Kiev dan lebih dari 1 juta pengungsi tumpah ke seluruh benua, konflik tersebut telah menarik negara-negara yang jauh melampaui perbatasan Ukraina.

Presiden Ukraina dijadwalkan untuk memberi pengarahan kepada para senator AS pada hari Sabtu melalui konferensi video, ketika Kongres mempertimbangkan permintaan dana darurat sebesar USD10 miliar untuk bantuan kemanusiaan dan kebutuhan keamanan.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved