Wabah Corona Membuat Saham Perusahaan Farmasi Terus Meroket

Jum'at, 24 April 2020 - 09:45 WIB
loading...
Wabah Corona Membuat...
Ekspektasi tinggi terhadap pengembangan vakin virus corona menyebabkan banyak perusahaan farmasi mengalami peningkatan prospek sahamnya. Foto/Reuters
A A A
BERLIN - Ekspektasi tinggi terhadap pengembangan vakin virus corona menyebabkan banyak perusahaan farmasi mengalami peningkatan prospek sahamnya. Saham Moderna telah meningkat dua kali lipat sejak akhir Februari lalu. Hal sama juga dialami saham Novavax dan Inovio Pharmaceuticals.

Apalagi para peneliti Universitas Oxford mengklaim kalau vaksin virus corona bisa diroduksi pada September mendatang. Banyak perusahaan farmasi bekerja sama dengan laboratorium penelitian juga telah melaksanakan uji klinis kandidat vaksin virus corona. Itu menjadikan peluang industri farmasi kedepannya semakin cerah.

“Berbagai komentar tentang vaksin dan kerangka waktu kapan vaksin tersedia sebenarnya mendahului kesimpulan,” demikian analis ekonomi SVB Leerink, Geoffrey Porges, dilansir Bloomberg. “Kesimpulan tersebut mendistorsi pembuat kebijakan, investor dan pembuat keputusan,” katanya.

Porges menyatakan, para kesehatan dan ekonomi berharap vaksin bisa diproduksi dalam waktu enam bulan. Antusiasme dari para peneliti vaksin menjadi harapan tersendiri bagi para investor. Meskipun banyak klaim yang menyebutkan produksi vaksin memakan waktu 12-18 bulan.

Vaksin virus corona yang sedang dikembangkan dalam waktu cepat adalah kerja sama antara Moderna dan Johnson & Johnson. Namun, menurut Porges, kecepatan bisa memicu resiko keselamatan dan keefektifan vaksin tersebut.

Jika pun vaksin tersebut disetujui, vaksin yang efektif bisa tersedia dalam waktu satu tahun, maka itu diberikan kepada pasien dan pekerja medis terlebih dahulu yang berisiko terinfeksi virus corona. “Dibutuhkan waktu beberapa tahun untuk menciptakan kekebalan kelompok untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Proges.

Saat ini sebanyak 70 kandidat vaksin sedang dalam proses pengujian. “Para investor menyakini kalau Moderna mampu membuat vaksin lebih cepat. Kita tidak mengetahui apakah 12 bulan jika vaksin RNA itu aman dan efektif,” kata profesor kesehatan Universitas Harvard, Mark Poznansky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Pionir Vaksin Covid-19...
Pionir Vaksin Covid-19 Raih Hadiah Nobel Kedokteran
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved