Mantan PM Ukraina: Putin Selamatkan Ribuan Nyawa di Republik Donbass
Jum'at, 04 Maret 2022 - 23:01 WIB
loading...
Mantan Perdana Menteri Ukraina Nikolay Azarov. Foto/russkiymir.ru
A
A
A
DONBASS - Mantan Perdana Menteri (PM) Ukraina Nikolay Azarov menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyelamatkan ribuan nyawa di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR) dengan memerintahkan operasi militer khusus di Ukraina.
Pada 24 Februari 2022, Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas seruan dari republik Donbass untuk melindungi mereka dari serangan intensif pasukan Ukraina.
“Baru sekarang kita punya kesempatan untuk membuat data intelijen publik tentang persiapan provokasi diikuti dengan serangan berbahaya dengan penghancuran penduduk di wilayah LPR dan DPR,” ujar Azarov yang menjabat sebelum kudeta menggulingkan pemerintahan Ukraina pro-Rusia.
Baca juga: Stasiun TV Rusia Sebarkan Video Puing-puing Pesawat Terbesar di Dunia
Dia menambahkan, “Putin melampaui Ukraina dan NATO dan benar-benar menyelamatkan ratusan ribu kehidupan rakyat republik (Donbass)."
Baca juga: Armada Kapal Rusia Terlihat Bersembunyi di Laut Hitam
Azarov menulis pendapatnya itu di halaman Facebook-nya, dengan dukungan yang jelas untuk operasi khusus Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
Baca juga: Wali Kota Pro-Rusia di Ukraina Timur Diculik dan Ditembak Mati
Pada 24 Februari 2022, Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas seruan dari republik Donbass untuk melindungi mereka dari serangan intensif pasukan Ukraina.
“Baru sekarang kita punya kesempatan untuk membuat data intelijen publik tentang persiapan provokasi diikuti dengan serangan berbahaya dengan penghancuran penduduk di wilayah LPR dan DPR,” ujar Azarov yang menjabat sebelum kudeta menggulingkan pemerintahan Ukraina pro-Rusia.
Baca juga: Stasiun TV Rusia Sebarkan Video Puing-puing Pesawat Terbesar di Dunia
Dia menambahkan, “Putin melampaui Ukraina dan NATO dan benar-benar menyelamatkan ratusan ribu kehidupan rakyat republik (Donbass)."
Baca juga: Armada Kapal Rusia Terlihat Bersembunyi di Laut Hitam
Azarov menulis pendapatnya itu di halaman Facebook-nya, dengan dukungan yang jelas untuk operasi khusus Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
Baca juga: Wali Kota Pro-Rusia di Ukraina Timur Diculik dan Ditembak Mati
Lihat Juga :