Bawa Senjata Api, 2 Pria AS Datangi Kedubes Ukraina Ingin Ikut Berperang

Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:24 WIB
loading...
Bawa Senjata Api, 2...
Polisi menangkap dua pria yang membawa senjata api dekat Kedubes Ukraina, ingin bergabung dalam perang melawan Rusia. Foto/WPTA21
A A A
WASHINGTON - Dua orang pria ditangkap di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Ukraina di Washington, Amerika Serikat (AS) pada Kamis waktu setempat karena membawa senjata api . Setelah diperiksa, mereka mengatakan ingin membantu Ukraina melawan invasi Rusia.

Kedua pria itu, yang menurut media AS mengatakan kepada petugas polisi bahwa mereka telah berkendara dari negara bagian Indiana di Midwest, didakwa dengan berbagai pelanggaran terkait senjata.

Secret Service mengatakan kepada AFP bahwa petugasnya mengamati dua orang yang bertindak mencurigakan di dekat kendaraan, sekitar tiga blok dari kedutaan tepat setelah pukul 9 pagi waktu setempat.



Secret Service tidak dapat memberikan nama mereka dan tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Namun, The Washington Post melaporkan bahwa petugas menyita senjata panjang dan dua pistol, dan salah satu pria itu mengenakan seragam militer seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (4/3/2022).

Baca juga: Negosiasi Kedua Rusia-Ukraina Tak Hasilkan Kesepakatan Gencatan Senjata

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mendesak setiap orang asing untuk datang ke Ukraina dan berperang berdampingan dengan Ukraina melawan penjahat perang Rusia, kata staf umum negara itu.

Sebuah pernyataan dari Ukraina juga meminta sukarelawan untuk mengunjungi Kedubes Ukraina di negara masing-masing. Ukraina bahkan membebaskan visa bagi warga asing yang ingin ikut berperang.

Rusia menginvasi Ukraina delapan hari lalu dan telah menghadapi perlawanan sengit oleh Ukraina, selain memperdalam isolasi internasional.

Baca juga: Ingin Ikut Perangi Rusia, Ukraina Bebaskan Visa Bagi Warga Asing
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Pendiri SoftBank Masayoshi...
Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun
Rekomendasi
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved