Mariupol Dikepung Pasukan Rusia, Warga: Kami Ketakutan

Kamis, 03 Maret 2022 - 22:09 WIB
loading...
A A A
"Kami telah dibom dan dibom selama lima hari sekarang, sekarang saya dapat mendengar tembakan dan bom tanpa henti," katanya.

“Masih ada roti di toko di dekat kami, tapi kami tidak tahu kapan persediaan makanan akan habis. Apa yang akan terjadi jika kita kehabisan air? Apa yang akan terjadi jika baterai ponsel saya mati? ke luar sama sekali," tuturnya.

Baca juga: Bencana Nuklir Bisa Terjadi, Warga Ukraina Blokade Jalan ke PLTN Terbesar di Eropa

Bagi anggota keluarga penduduk Mariupol di bagian lain Ukraina, hanya ada penantian yang menyakitkan untuk panggilan telepon. Alina Hrydina, seorang pekerja pemasaran berusia 31 tahun di Kiev, terakhir berbicara dengan orang tuanya pada Rabu pagi ketika mereka menelepon untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada saudara laki-lakinya. Sejak itu dia tidak bisa menghubungi mereka, atau bibi atau neneknya.

"Saya melihat beberapa gambar online yang menunjukkan area pusat tempat mereka tinggal masih baik-baik saja, tidak terbakar," katanya.

"Ini adalah satu-satunya pikiran yang saya miliki saat ini. Saya hanya berpegang pada harapan ini," sambungnya.

Mariupol, sebuah kota berpenduduk 400.000 jiwa, merupakan target strategis utama bagi Rusia, karena merebutnya akan memungkinkan pemberontak yang didukung Rusia di Ukraina timur untuk bergabung dengan pasukan di Crimea, semenanjung selatan yang dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014.

Jika Mariupol direbut oleh pasukan Rusia yang menyerang, pasukan Ukraina antara kota dan wilayah Donbass yang direbut oleh pasukan separatis yang didukung Rusia pada tahun 2014 dapat dikepung dan sebagian besar wilayah timur Ukraina dapat diduduki. Di antara penduduk, ada kekhawatiran pasukan Rusia bersedia meratakan sebagian besar kota untuk merebutnya.

Baca juga: Tentara Rusia yang Ditangkap Ukraina Menangis, Merasa Jadi Umpan Meriam
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved