Pasukan Rusia Tak Akan Bertahan Lama Duduki Kota Ukraina, Ini Sebabnya

Rabu, 02 Maret 2022 - 18:08 WIB
loading...
Pasukan Rusia Tak Akan...
Analis menyebut pasukan Rusia tidak akan bertahan lama mempertahankan kota-kota di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Jumlah tentara Rusia di Ukraina tidak cukup untuk mempertahankan kota-kota besar negara tetangganya itu dalam waktu yang lama jika perang terus berlanjut. Hal itu diungkapkan wakil presiden Pusat Studi Strategis dan Internasional, Seth Jones.

“Tentara Rusia berlebihan dan dalam posisi genting jika Ukraina menjadi perang yang berlarut-larut. Dengan asumsi 150.000 tentara Rusia di Ukraina dan populasi 44 juta, itu adalah rasio kekuatan 3,4 tentara per 1.000 orang. Anda tidak dapat mempertahankan wilayah dengan angka-angka itu,” katanya seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (2/3/2022).

Jones membandingkan rasio kekuatan Rusia saat ini dengan pendudukan setelah perang sebelumnya di seluruh dunia, dengan mengatakan bahwa rasio kekuatan lainnya secara astronomis lebih tinggi.



Ia lantas memberikan contoh. Contoh pertama adalah saat pasukan Sekutu menduduki Jerman pada 1945. Saat itu pasukan Sekutu memiliki 89,3 tentara untuk 1.000 penduduk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved