Ukraina Tunjukkan Tentara-tentara Rusia yang Ditangkap dan Dibunuh

Rabu, 02 Maret 2022 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Musuh Rusia mengebom daerah pemukiman Kharkiv, di mana tidak ada infrastruktur penting, di mana tidak ada posisi angkatan bersenjata,” kata Oleg Sinegubov, gubernur wilayah yang mencakup Kharkiv.

Seorang fotografer AFP di kota itu memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran pada hari Minggu, menemukan sebuah sekolah yang hancur, serta beberapa kendaraan infanteri Rusia yang terbakar.

Mayat Rusia dengan seragam militer juga terlihat di jalanan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengutuk apa yang disebutnya "serangan udara biadab yang dilakukan oleh Rusia terhadap warga sipil tak berdosa, termasuk anak-anak".

Sebelumnya pada hari Senin, militer Rusia mendesak para warga Ukraina untuk meninggalkan Kiev dengan bebas di satu jalan raya menjelang serangan Rusia yang diharapkan untuk merebut ibu kota.

Sebaliknya, pemerintah Ukraina telah meminta warga sipilnya untuk melawan militer Rusia, di mana pabrik bir di Lviv di barat negara itu mengalihkan jalur produksinya dari bir ke bom, membuat bom molotov untuk para sukarelawan tempur.

Rusia menyerbu pada hari Kamis dan dengan cepat mengumumkan telah menetralisir fasilitas militer utama, tetapi pertempuran sengit telah berkecamuk dan pasukan Ukraina melaporkan beberapa keberhasilan.

"Penjajah Rusia telah mengurangi kecepatan serangan," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Amerika Serikat juga mengatakan bahwa pasukan Ukraina, yang didukung oleh senjata Barat, menghalangi kemajuan pasukan Rusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved