Biden Nyatakan AS Tak Cemas Putin Bakal Nekat Luncurkan Perang Nuklir

Rabu, 02 Maret 2022 - 00:51 WIB
loading...
Biden Nyatakan AS Tak...
Presiden Rusia Vladimir Putin perintahkan pasukan nuklirnya siaga tinggi saat perang dengan Ukraina berkecamuk. Namun, Presiden AS Joe Biden tak cemas konflik itu akan berubah jadi perang nuklir. Foto/Kremlin.ru
A A A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden menyatakan Amerika Serikat (AS) tidakcemas Presiden Rusia Vladimir Putin akan nekat meluncurkan perang nuklir dalam invasinya ke Ukraina .

Komentar Biden muncul setelah pemimpin Kremlin memerintahkan kepala pertahanannya menempatkan pasukan nuklir dalam dalam siaga tinggi menyusul sanksi keras AS dan negara-negara Barat.

“Haruskah orang Amerikacemas tentang perang nuklir?” tanya seorang reporter kepada presiden Biden setelah acara Black History Month di Gedung Putih.

"Tidak," jawab Biden, seperti dikutip New York Post, Selasa (1/3/2022).

Perintah Putin dikeluarkan Minggu malam dengan dalih sikap negara-negara Barat yang tak bersahabat terhadap Rusia.

Baca juga: Putin Dituduh Sembunyikan Keluarganya di Bunker Anti-Nuklir Bawah Tanah

Putin memerintahkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Militer Jenderal Valery Gerasimov untuk menempatkan pasukan nuklir negara dalam “mode tugas tempur".

“Negara-negara Barat tidak hanya mengambil tindakan tidak bersahabat terhadap negara kita di bidang ekonomi, tetapi para pejabat tinggi dari anggota NATO terkemuka membuat pernyataan agresif mengenai negara kita,” kata Putin.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengecam langkah Putin. "Kami pikir retorika provokatif seperti ini mengenai senjata nuklir berbahaya, menambah risiko salah perhitungan, harus dihindari dan [kami] tidak akan menurutinya," katanya.

"Kami menilai arahan Presiden Putin dan saat ini tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat kewaspadaan kami sendiri," ujar Psaki.

Ketika ditanya apakah AS melakukan sesuatu untuk mengurangi risiko perang nuklir, Psaki menjawab: “Apa yang kami coba lakukan adalah mengurangi ketegangan, mengurangi tenor retorika dan memperjelas bahwa kami telah melihat pola ini di masa lalu, yang menunjukkan melalui informasi yang salah bahwa ada ancaman yang diajukan kepada Presiden Putin di Rusia yang tidak ada.”

Meski Biden menyatakan AS tidak takut perang di Ukrina berubah jadi konflik nuklir, sebuah jajak pendapat Universitas Quinnipiac yang dirilis Senin menemukan bahwa 63 persen orang Amerika khawatir bahwa Rusia dapat menggunakan senjata nuklir jika NATO berusaha untuk campur tangan dalam konflik tersebut.

Hampir tiga perempat dari kubu Demokrat (74 persen) mengatakan mereka khawatir tentang perang nuklir, dibandingkan dengan 65 persen dari Partai Republik dan 57 persen dari kelompok independen.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, sekutu penting Putin, hari Minggu mengeklaim bahwa sanksi terhadap Rusia dapat menyebabkan Perang Dunia III—meskipun AS belum menargetkan industri utama Rusia, seperti ekspor minyak dan gas.

“Banyak yang dibicarakan tentang sektor perbankan. Gas, minyak, SWIFT,” kata Lukashenko. “Ini lebih buruk dari perang. Rusia sedang didorong menuju Perang Dunia III. Kita harus sangat berhati-hati dan menghindarinya. Karena perang nuklir adalah akhir dari segalanya.”

Setelah awalnya mengumumkan sanksi terbatas pekan lalu, Gedung Putih selama akhir pekan memberlakukan sanksi tambahan yang menargetkan kekayaan pribadi Putin yang besar sambil memotong bank-bank Rusia dari sistem transaksi internasional SWIFT.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved