Italia Janji Kirim Senjata ke Kiev dan Siap Bantu Pengungsi Ukraina
Selasa, 01 Maret 2022 - 05:30 WIB
loading...
Italia Janji Kirim Senjata ke Kiev dan Siap Bantu Pengungsi Ukraina. FOTO/Reuters
A
A
A
ROMA - Pemerintah Italia mengatakan pada (28/2/2022), pihaknya akan memberikan senjata kepada Ukraina . Selain itu, Italia juga menawarkan bantuan kepada para pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia.
Sebuah dekrit yang diadopsi oleh kabinet Perdana Menteri Mario Draghi menjanjikan "kendaraan, material, dan peralatan militer untuk pemerintah Ukraina". Keputusan tersebut harus disetujui oleh parlemen sebelum dapat berlaku.
Baca: Negosiasi 5 Jam Buntu, Rusia-Ukraina Sepakat Perundingan Kedua
Seperti dilaporkan Reuters, keputusan itu juga menetapkan keadaan darurat hingga akhir tahun ini untuk membantu pengungsi Ukraina dan berisi langkah-langkah yang bertujuan mengurangi ketergantungan Italia pada gas untuk menyalakan pembangkit listriknya, jika ini terbukti perlu.
Langkah Roma datang ketika pejabat Rusia dan Ukraina bertemu di perbatasan Belarusia untuk membahas gencatan senjata, sementara pasukan Rusia bertemu dengan perlawanan yang gigih dari pasukan Ukraina dan warga sipil pada hari kelima konflik.
Pemerintah Draghi mengalokasikan USD11,2 juta untuk memperkuat fasilitas bagi pengungsi. Dana itu juga akan dipergunakan untuk meningkatkan kapasitas pusat perhotelan hingga 16.000 tempat tidur.
Baca: Finlandia dan Norwegia Akan Kirim Senjata dan Amunisi ke Ukraina
Sebuah dekrit yang diadopsi oleh kabinet Perdana Menteri Mario Draghi menjanjikan "kendaraan, material, dan peralatan militer untuk pemerintah Ukraina". Keputusan tersebut harus disetujui oleh parlemen sebelum dapat berlaku.
Baca: Negosiasi 5 Jam Buntu, Rusia-Ukraina Sepakat Perundingan Kedua
Seperti dilaporkan Reuters, keputusan itu juga menetapkan keadaan darurat hingga akhir tahun ini untuk membantu pengungsi Ukraina dan berisi langkah-langkah yang bertujuan mengurangi ketergantungan Italia pada gas untuk menyalakan pembangkit listriknya, jika ini terbukti perlu.
Langkah Roma datang ketika pejabat Rusia dan Ukraina bertemu di perbatasan Belarusia untuk membahas gencatan senjata, sementara pasukan Rusia bertemu dengan perlawanan yang gigih dari pasukan Ukraina dan warga sipil pada hari kelima konflik.
Pemerintah Draghi mengalokasikan USD11,2 juta untuk memperkuat fasilitas bagi pengungsi. Dana itu juga akan dipergunakan untuk meningkatkan kapasitas pusat perhotelan hingga 16.000 tempat tidur.
Baca: Finlandia dan Norwegia Akan Kirim Senjata dan Amunisi ke Ukraina
Lihat Juga :