AS Siagakan 14 Ribu Tentara di Eropa, Siap Ladeni Pasukan Rusia

Minggu, 27 Februari 2022 - 15:30 WIB
loading...
AS Siagakan 14 Ribu...
AS Siagakan 14 Ribu Tentara di Eropa, Siap Ladeni Pasukan Rusia. FOTO/US Army
A A A
WASHINGTON - Lebih dari 7.000 personel tentara Amerika Serikat (AS) yang diaktifkan sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina , akan bergabung dengan pasukan multinasional. Mereka akan bergabung dan jadi bagian dari penempatan pertama Pasukan Tanggap NATO .

Menurut Pentagoh, pasukan itu akan terlebih dahulu menuju ke Jerman. Namun, dapat menyebar ketika NATO menentukan di sektor mana mereka paling dibutuhkan.

Baca: Gelombang Serangan Rusia Sasar Depot Bahan Bakar dan Lapangan Udara

“Kami berterima kasih kepada sekutu kami Kanada dan Amerika Serikat atas komitmen mereka baru-baru ini untuk mengerahkan 7.460 pasukan tambahan,” kata Jenderal Angkatan Udara Tod Wolters, Kepala Komando Eropa-AS dan komandan sekutu tertinggi NATO di Eropa, Jumat (25/2/2022).

“Unit yang disiagakan termasuk tim tempur Brigade Lapis Baja, Unit Artileri, Fregat Angkatan Laut, dan pesawat pengintai, untuk mendukung upaya di seluruh Aliansi ini,” lanjut Wolters, seperti dikutip dari Defense News.

AS memang tak tinggal diam menyaksikan invasi Rusia ke Ukraina yang telah memasukai hari ke-4. Namun, masuknya tentara AS ke dalam pertempuran masih memerlukan persetujuan lebih lanjut. Yang pasti, pengerahan pasukan AS ke daratan Eropa akan terus berlangsung.

Baca: Duh Malunya! Tank Rusia Habis Bensin Saat Invasi, Diledek Warga Ukraina

“Antara 10.000 dan 12.000 tentara AS telah disiagakan untuk dikerahkan,” ujar juru bicara Pentagon, John Kirby pada Military Times. Namun, ia tidak bisa lebih spesifik soal detail pasukan. Saat ini masih ada sekitar 3.000 dan 5.000 tentara di AS dan mereka masih menunggu jadwal untuk mobilisasi ke Eropa.

Bagian terbaru, 7.000 prajurit termasuk Tim Tempur Brigade Lapis Baja ke-1, Divisi Infanteri ke-3 dari Fort Stewart, Georgia, serta beberapa unit artileri dan transportasi. “Sebagian dari mereka setidaknya akan berkomitmen untuk Pasukan Respons NATO,” lanjut Kirby.

“Dan saya tidak memiliki rincian pasti tentang apa yang akan terjadi sebagai bagian dari paket Pasukan Respons NATO ini karena sekali lagi, kami masih berupaya melalui itu,” kata Kirby.

Baca: Macron Desak Lukashenko Tuntut Rusia Tarik Pasukan dari Belarusia

Hingga saat ini, AS telah mengaktifkan 14.000 tentara untuk Eropa. Setengah dari mereka telah dimobilisasi secara sepihak, termasuk 4.700 tentara Divisi Lintas Udara ke-82 ke Polandia, 1.000 tentara Resimen Kavaleri ke-2 ke Rumania dan 300 tentara Korps Lintas Udara XVIII ke Jerman.

Awal pekan ini, 1.000 tentara lainnya mulai bergerak, termasuk awak pesawat, pengelola dan staf untuk mendukung enam pesawat tempur F-35 Angkatan Udara, 32 helikopter Apache AH-64 Angkatan Darat dan 800 anggota batalyon satuan tugas infanteri ke negara-negara Baltik, Polandia dan Rumania.



Dengan aktivasi Pasukan Tanggap NATO, AS mengharapkan untuk mulai menambahkan lebih banyak pasukan ke organisasi itu, sebagai bagian dari upaya pencegahan jika invasi Rusia ke Ukraina mengancam wilayah NATO.

“Ini adalah menu opsi yang akan tersedia bagi para pemimpin nasional,” kata Kirby. “Dan sekali lagi, yang bisa saya janjikan kepada Anda adalah, saat kami mendapatkan soliditas tentang ini, dan lebih spesifik, kami akan merincinya” tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved