Protes Perang: Bar di AS Boikot Vodka, Promosikan Miras Ukraina

Minggu, 27 Februari 2022 - 07:55 WIB
loading...
Protes Perang: Bar di...
Seorang pemilik bar di AS membuang vodka sebagai bentuk protes terhadap Rusia yang menyerang Ukraina. Foto/Daily Mail
A A A
WASHINGTON - Sejumlah bar dan toko minuman di Amerika Serikat (AS) sepertinya tidak mau ketinggalan untuk menghukum Rusia karena telah menyerang Ukraina. Jika AS dan sekutunya menjatuhkan sejumlah sanksi, maka bar di AS menemukan cara yang ampuh untuk menghukum Rusia: menarik vodka dari rak minuman dan mempromosikan minuman merek Ukraina sebagai gantinya.

“Saya bangun kemarin pagi, dan saya melihat bahwa Rusia telah menginvasi Ukraina. Anda bertanya-tanya apa yang dapat Anda lakukan," kata Bob Quay, pemilik Bob's Bar di Grand Rapids, Michigan.

“AS jelas memberikan sanksi. Saya pikir saya akan memberikan sanksi juga," imbuhnya seperti dilansir dari AP, Minggu (27/2/2022).



Jadi dia menyingkirkan dari raknya merek lama Soviet Stolichnaya dan mulai mempromosikan Vektor Ukraina.

“Kami memiliki tanda di atasnya yang mengatakan: Dukung Ukraina,” ujarnya.

Quay mengumumkan langkah itu di Facebook.

“Itu meledak. Kami memiliki orang-orang yang datang yang belum pernah ke bar sebelumnya," ungkapnya.

Baca juga: Republik Ceko, Polandia, dan Bulgaria Tutup Wilayah Udara untuk Rusia

Quay mengatakan dia mungkin tidak akan pernah menjual produk Rusia lagi. Dan dia mengambil langkah lain: “Saya telah memesan bendera Ukraina, dan itu akan dikibarkan minggu depan.”

Sementara itu toko minuman keras Southern Spirits di Indian Land, Carolina Selatan, bisnisnya berkembang pesat dengan menjual vodka Kozak dari Ukraina setelah menarik merek Rusia dari rak minumannya.

“Ini terjual habis jauh lebih cepat dari yang kami kira,” kata manajer umum Drew Podrebarac. "Ini luar biasa," sambungnya.

Resor ski Magic Mountain di Londonderry, Vermont, memposting video di Twitter yang menunjukkan seorang karyawan menuangkan Stolichnaya ke saluran pembuangan dan berkata: "Maaf, kami tidak melayani produk Rusia di sini."

Baca juga: Kapal Kargo Milik Jepang Dihantam Rudal di Lepas Pantai Ukraina

Aksi boikot vodka ini juga dilakukan oleh seorang Gubernur. Gubernur Ohio Mike DeWine mengarahkan Departemen Perdagangan negara bagian untuk menghentikan pembelian dan penjualan Russian Standard, satu-satunya vodka Rusia yang dijual di Ohio (dengan merek Green Mark dan Russian Standard).

Gubernur New Hampshire Chris Sununu menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan gerai minuman keras negara bagian untuk menghapus alkohol buatan Rusia dan bermerek.

Di Kanada, Dewan Pengawas Minuman Keras Ontario pada hari Jumat mengumumkan bahwa semua produk yang diproduksi di Rusia akan dihapus dari saluran LCBO, termasuk 679 tokonya di seluruh provinsi. Badan itu juga berjanji untuk menerima pengembalian produk Rusia apa pun dan menyatakan bahwa mereka berpihak pada Ukraina, rakyatnya, dan komunitas Kanada Ukraina di sini di Ontario.

Baca juga: Pertempuran Jalanan Pecah di Kiev, Presiden Ukraina Menolak Dievakuasi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved