Mereka yang Tidak Boleh Dibunuh dalam Perang, Salah Satunya Wartawan

Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:01 WIB
loading...
Mereka yang Tidak Boleh...
Warga sipil mengikuti latihan perang di Kiev, Ukraina, 13 Februari 2022. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Perang antara Rusia dan Ukraina tengah meledak saat ini. Kedua negara tersebut sebenarnya sudah terlibat konflik sejak 2014.

Namun, beberapa bulan belakangan ini hubungan keduanya semakin memanas lantaran Rusia menempatkan ratusan ribu tentaranya di perbatasan Rusia dan Ukraina.



Kini, Rusia melakukan invansi ke negara tersebut dan menyebabkan 57 orang tewas dan 169 orang mengalami luka. Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Ukraina, dilansir Al Jazeera.

Baca juga: Pertempuran Sengit di Jalanan saat Pasukan Rusia Serang Ibu Kota Ukraina

Dalam situasi perang, ada pihak-pihak yang tidak boleh dibunuh. Selain itu, pihak-pihak ini juga tidak boleh ditinggalkan dengan sengaja tanpa adanya perawatan dan penjagaan.

Baca juga: Pasukan Khusus Rusia Menembus Ibu Kota Ukraina, Presiden Zelensky Sembunyi Takut Diculik

Konvensi Jenewa tahun 1949 telah menekankan bahwa mereka yang masuk ke dalam tim medis tidak boleh dilukai, apalagi dibunuh. Tim medis memiliki peran yang cukup krusial dalam merawat mereka yang terluka.

Baca juga: Rusia Bombardir 33 Situs Sipil Ukraina dalam 24 Jam, 2 Anak Tewas

Pihak berikutnya yang tidak boleh diserang dan dibunuh adalah masyarakat sipil, termasuk di dalamnya anak-anak, wanita, dan orangtua yang sakit.

Konvensi Jenewa menyebut, wanita harus diperlakukan dengan hormat meskipun dalam situasi konflik. Sementara itu, kamp tawanan untuk pria dan wanita juga wajib dipisah, termasuk bagian kamar mandi.

Selama menjadi tawanan, wanita tidak boleh dikenakan hukuman berat atau diperlakukan keras.

Masyarakat yang berada di wilayah yang belum diduduki juga tidak boleh dibunuh, meskipun posisi musuh sudah sangat dekat.

Selanjutnya, pihak yang tidak boleh dibunuh dalam perang adalah orang-orang yang menyertai angkatan perang.

Maksudnya adalah orang-orang yang bukan merupakan anggota resmi angkatan perang tersebut.

Dalam Konvensi Jenewa, pihak yang masuk dalam kategori ini adalah wartawan perang, pemasok bantuan logistik (perbekalan), dan anggota sipil awak pesawat terbang militer.

Sementara itu, tentara yang terluka dan sudah menyatakan menyerah dengan meletakkan senjata pun tidak boleh dibunuh.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved