Putin: Kepentingan Rusia Tidak Dapat Dinegosiasikan

Rabu, 23 Februari 2022 - 17:09 WIB
loading...
Putin: Kepentingan Rusia...
Putin: Kepentingan Rusia Tidak Dapat Dinegosiasikan. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Rabu (23/2/2022) bahwa kepentingan negara tidak dapat dinegosiasikan. Pernyataan ini dilontarkan Putin, ketika Moskow dituding mengumpulkan lebih dari 150.000 tentara di perbatasan dengan Ukraina dan Barat menghukum Rusia dengan sanksi baru.

Dalam pidato video untuk menandai Hari Pembela Tanah Air, Putin memberi selamat kepada militer Rusia dan memuji kesiapan tempur tentara setelah dia mengisyaratkan rencana untuk mengirim pasukan ke Ukraina.

Baca: Aksi Putin Tidak Dapat Dukungan dari Dewan Keamanan PBB

"Negara kami selalu terbuka untuk dialog langsung dan jujur, untuk mencari solusi diplomatik untuk masalah yang paling kompleks," kata Putin, seperti dikutip dari Channel News Asia. "Kepentingan Rusia, keamanan warga kami, tidak dapat dinegosiasikan bagi kami," lanjutnya.

Putin berbicara setelah majelis tinggi parlemen, Dewan Federasi, pada Selasa malam memberinya persetujuan bulat untuk mengerahkan "penjaga perdamaian" ke dua wilayah Ukraina yang memisahkan diri yang sekarang diakui oleh Moskow sebagai wilayah independen, dan berpotensi ke bagian lain Ukraina.

Pada Selasa malam, Rusia mengatakan bahwa mereka telah menjalin hubungan diplomatik "di tingkat kedutaan" dengan wilayah yang dikuasai separatis, yang memisahkan diri dari Kyiv pada 2014 dalam konflik yang menelan 14.000 nyawa. Moskow juga mengatakan akan segera mengevakuasi personel diplomatik dari Ukraina untuk "melindungi nyawa mereka".

Baca: Gedung Putih Sebut Langkah Rusia di Ukraina sebagai Invasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved