Prancis, AS dan Jerman Kecam Pengakuan Putin atas Kemerdekaan Ukraina Timur
Selasa, 22 Februari 2022 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin Prancis itu kemudian menelepon Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Transkrip telepon yang disampaikan Gedung Putih mengatakan ketiganya sangat mengutuk pengakuan Rusia atas apa yang disebut sebagai wilayah DNR [Republik Rakyat Donetsk] dan LNR [Republik Rakyat Luhansk] Ukraina.
"Dan akan terus mengoordinasikan tanggapannya pada langkah [mereka] selanjutnya," bunyi pernyataan Gedung Putih.
Menurut Berlin, ketiga pemimpin sepakat bahwa langkah sepihak Rusia merupakan pelanggaran terhadap Perjanjian Minsk–perjanjian antara Jerman, Prancis dan Rusia untuk menengahi konflik di Ukraina.
"Jerman, Prancis, dan AS mengutuk keras keputusan presiden Rusia itu," kata pihak Jerman yang membacakan transkrip telepon tersebut.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah memperingatkan bahwa Uni Eropa akan bereaksi dengan persatuan atas pengakuan Rusia atas Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.
Transkrip telepon yang disampaikan Gedung Putih mengatakan ketiganya sangat mengutuk pengakuan Rusia atas apa yang disebut sebagai wilayah DNR [Republik Rakyat Donetsk] dan LNR [Republik Rakyat Luhansk] Ukraina.
"Dan akan terus mengoordinasikan tanggapannya pada langkah [mereka] selanjutnya," bunyi pernyataan Gedung Putih.
Menurut Berlin, ketiga pemimpin sepakat bahwa langkah sepihak Rusia merupakan pelanggaran terhadap Perjanjian Minsk–perjanjian antara Jerman, Prancis dan Rusia untuk menengahi konflik di Ukraina.
"Jerman, Prancis, dan AS mengutuk keras keputusan presiden Rusia itu," kata pihak Jerman yang membacakan transkrip telepon tersebut.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah memperingatkan bahwa Uni Eropa akan bereaksi dengan persatuan atas pengakuan Rusia atas Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.
(min)
Lihat Juga :