Tentara Rusia Bunuh 5 Anggota Tim Sabotase dari Ukraina di Perbatasan

Senin, 21 Februari 2022 - 20:27 WIB
loading...
Tentara Rusia Bunuh...
Tentara Ukraina mengarahkan senjata di garis perbatasan dekat kota Donetsk, Ukraina, 16 April 2021. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Lima anggota kelompok sabotase Ukraina telah dibunuh pasukan Rusia dan pasukan penjaga perbatasan FSB setelah berusaha secara ilegal melintasi perbatasan Rusia.

Perkembangan terbaru yang mengkhawatirkan itu diungkapkan Distrik Militer Selatan Rusia pada Senin (21/2/2022).

Itu artinya konflik telah secara langsung melibatkan pasukan Rusia dan Ukraina di wilayah perbatasan. Ketegangan dikhawatirkan terus meluas dan menuju situasi lebih berbahaya.

Baca juga: Artileri Berat Menghujani Ukraina Timur, Suasana Sangat Mencekam

Perkembangan itu terjadi di tengah eskalasi situasi di wilayah Donbass yang memisahkan diri dari Ukraina. Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk telah melaporkan penembakan intensif, tembakan mortir, aksi penembak jitu dan serangan sabotase oleh pasukan Ukraina.

Baca juga: Pos Pemeriksaan Perbatasan Rusia Hancur Ditembak Proyektil dari Ukraina

Milisi di Donbass memobilisasi pasukan cadangan mereka dan mengumumkan evakuasi penduduk sipil ke Rusia sejak Jumat.

Baca juga: Remehkan Barat, Putin: Rusia Kebal terhadap Berbagai Sanksi

Insiden baku tembak itu terjadi di perbatasan antara Ukraina dan wilayah Rostov di Rusia. “Pasukan Rusia dan penjaga perbatasan tidak menderita korban,” papar pernyataan militer Rusia, dilansir Sputnik.

Dua republik yang memerdekakan diri di wilayah Donbass, Ukraina timur, menuduh pasukan Kiev meningkatkan serangan terhadap posisi mereka pada Minggu malam (20/2/2022).

Wilayah yang dikendalikan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR) menjadi sasaran tembakan artileri berat pada siang hari.

Sumber informasinya adalah pejabat setempat, dan RT.com tidak dapat secara independen menguatkan pernyataan mereka.

Serangan gencar itu diduga meningkat pada malam hari, menurut video yang beredar online di media sosial.

“Saat ini, situasinya semakin buruk dibandingkan beberapa hari terakhir. Kami mendeteksi sekitar 700 amunisi yang ditembakkan ke wilayah republik (pada Minggu),” ungkap juru bicara milisi DPR, Eduard Basurin, kepada media Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved