Rusia Bantah Keras Tuduhan AS Soal Dalangi Serangan Siber di Ukraina
Minggu, 20 Februari 2022 - 18:36 WIB
loading...
Rusia Bantah Keras Tuduhan AS Soal Dalangi Serangan Siber di Ukraina. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Rusia menolak tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menuding bahwa Moskow bertanggung jawab atas serangan siber terhadap sektor perbankan Ukraina dan situs web pemerintah. Rusia menyebut tuduhan itu tidak berdasar, kata kedutaan Rusia di AS melalui akun twitter mereka.
"Kami dengan tegas menolak pernyataan tak berdasar dari pemerintah dan mencatat bahwa Rusia tidak ada hubungannya dengan peristiwa yang disebutkan dan pada prinsipnya tidak pernah melakukan dan tidak melakukan operasi 'jahat' di dunia maya," sebut pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/2/2022).
Baca: Pejabat Gedung Putih Peringatkan Ancaman Serangan Siber Rusia ke Ukraina
Sebelumnya, Gedung Putih pada Jumat menyalahkan Rusia atas serangan siber baru-baru ini yang menargetkan Kementerian Pertahanan Ukraina dan bank-bank besar di Ukraina.
Pengumuman dari Anne Neuberger, kepala pejabat siber Gedung Putih, adalah atribusi paling tajam dari tanggung jawab atas serangan siber yang terungkap saat ketegangan meningkat antara Rusia dan Ukraina.
“Serangan minggu ini, yang membuat dua bank besar dan situs web pemerintah offline, memiliki "dampak terbatas" karena pejabat Ukraina dapat dengan cepat membuat sistem mereka kembali dan berjalan, tetapi ada kemungkinan bahwa Rusia meletakkan dasar untuk serangan yang lebih merusak,” kata Neuberger.
Baca: Dinas Intelijen Belarusia Diduga Terkait Serangan Siber yang Hantam Ukraina
"Kami dengan tegas menolak pernyataan tak berdasar dari pemerintah dan mencatat bahwa Rusia tidak ada hubungannya dengan peristiwa yang disebutkan dan pada prinsipnya tidak pernah melakukan dan tidak melakukan operasi 'jahat' di dunia maya," sebut pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/2/2022).
Baca: Pejabat Gedung Putih Peringatkan Ancaman Serangan Siber Rusia ke Ukraina
Sebelumnya, Gedung Putih pada Jumat menyalahkan Rusia atas serangan siber baru-baru ini yang menargetkan Kementerian Pertahanan Ukraina dan bank-bank besar di Ukraina.
Pengumuman dari Anne Neuberger, kepala pejabat siber Gedung Putih, adalah atribusi paling tajam dari tanggung jawab atas serangan siber yang terungkap saat ketegangan meningkat antara Rusia dan Ukraina.
“Serangan minggu ini, yang membuat dua bank besar dan situs web pemerintah offline, memiliki "dampak terbatas" karena pejabat Ukraina dapat dengan cepat membuat sistem mereka kembali dan berjalan, tetapi ada kemungkinan bahwa Rusia meletakkan dasar untuk serangan yang lebih merusak,” kata Neuberger.
Baca: Dinas Intelijen Belarusia Diduga Terkait Serangan Siber yang Hantam Ukraina
Lihat Juga :