Kapal AL China Bidikkan Laser ke Pesawat Militer Australia, Morrison Naik Pitam

Minggu, 20 Februari 2022 - 11:37 WIB
loading...
Kapal AL China Bidikkan...
PM Scoot Morrison menuduh Beijing melakukan tindakan intimidasi setelah kapal AL China membidikkan laser ke pesawat militer Australia. Foto/The Avionist
A A A
MELBOURNE - Perdana Menteri Australia Scott Morrison menuduh Beijing melakukan 'tindakan intimidasi' setelah sebuah kapal angkatan laut China mengarahkan laser ke pesawat pengintai militer Australia pekan lalu.

Departemen Pertahanan Australia mengatakan sebuah pesawat patroli maritim P-8A Poseidon dibidik dengan laser pada hari Kamis saat terbang di atas pendekatan utara Australia oleh kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA-N), yang berpotensi membahayakan nyawa.

Morrison mengatakan pemerintahnya akan menuntut jawaban dari Beijing.



"Saya tidak bisa melihatnya selain tindakan intimidasi, satu (...) tidak beralasan, tidak beralasan," kata Morrison.

"Dan Australia tidak akan pernah menerima tindakan intimidasi seperti itu," tegasnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (20/2/2022).

Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton menyebut insiden itu "tindakan yang sangat agresif" yang terjadi di zona ekonomi eksklusif Australia.

"Saya pikir pemerintah China berharap tidak ada yang berbicara tentang tindakan intimidasi agresif ini," kata Dutton kepada televisi Sky News.

Baca juga: Kapal AL China Bidikkan Laser ke Pesawat Militer Australia

"Kami melihat berbagai bentuk itu tepat di seluruh wilayah dan di banyak bagian dunia," imbuhnya.

Departemen Pertahanan Australia mengatakan kapal China sedang berlayar ke timur dengan kapal PLA-N lain melalui Laut Arafura pada saat kejadian. Lautnya terletak di antara pantai utara Australia dan pantai selatan New Guinea.

Hubungan antara Australia dan China, mitra dagang utamanya, memburuk setelah Canberra melarang Huawei Technologies Co Ltd dari jaringan broadband 5G-nya pada tahun 2018, memperketat undang-undang terhadap campur tangan politik asing, dan mendesak penyelidikan independen terhadap asal usul COVID-19.

Baca juga: Australia Evakuasi Kedubes di Kiev, Desak China Bersikap Soal Krisis Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved