Foto Bareng Kepala HAM PBB, Putri Latifa Klaim Hidup seperti yang Diinginkan

Sabtu, 19 Februari 2022 - 20:43 WIB
loading...
A A A
Dia juga menuduh bahwa dia telah dipenjara selama tiga tahun dan dipukuli setelah upaya pertamanya untuk melarikan diri pada usia 16 tahun.

Putri Latifa pertama kali mencoba melarikan diri dari keluarganya pada Maret 2018, tetapi dibawa kembali ke Dubai dalam apa yang dikatakan keluarga kerajaan sebagai misi penyelamatan setelah dia berpura-pura ditipu oleh penjahat yang menginginkan uang.

Ketika PBB dan para pemimpin dunia menyatakan keprihatinannya terhadap sang putri, keluarga kerajaan Dubai mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa video yang direkam oleh Latifa tidak mencerminkan posisi sebenarnya.

David Haigh, yang ikut mendirikan kelompok Free Latifa, sebuah organisasi yang mengampanyekan kebebasan sang putri, ikut senang dengan kondisi sang putri.

"Saya senang melihat berita dari PBB bahwa Komisaris Tinggi HAM Michele Bachelet baru-baru ini bertemu dengan Putri Latifa di Paris...Saya berharap sekarang Dubai dan UEA yang lebih luas akan mulai menghormati, mempromosikan, dan melindungi HAM semua warga dan ekspatriatnya," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved